Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Fiksi

Qur’an : Bahasa Wahyu dan Suara Artefak

munira by munira
July 1, 2025
in Fiksi, Opinion
0
Share on FacebookShare on Twitter

Kita diajak percaya bahwa wahyu turun dalam bahasa Arab. Itu disebut dengan tegas dalam satu ayat Al-Qur’an, surat Yusuf ayat 2: Inna anzalnahu Qur’anan ‘Arabiyyan la’allakum ta’qilun — (إِنَّا أَنزَلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَّعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ) Kami turunkan Qur’an dalam bahasa Arab, agar kalian memahaminya.

Kalimat itu tak hanya menjelaskan medium, tapi juga maksud. Bahasa Arab bukan sekadar alat, melainkan jembatan kesadaran: agar kalian berpikir.

Namun, sejarah tak selalu tunduk pada dogma. Ia kadang muncul sebagai pelancong yang tak diundang, membawa serpihan-serpihan yang lain: manuskrip, kosakata asing, bahkan bunyi-bunyi tua yang tak sepenuhnya Arab. Seorang sarjana bernama Christoph Luxenberg—nama samaran, mungkin karena dunia terlalu bising untuk menerima pikiran yang melawan arus—pernah mengusulkan agar beberapa bagian Al-Qur’an dibaca dalam Syro-Aramaic, bukan Arab.

Menurutnya, Arab abad ke-7 belum mengenal diksi-diksi tertentu. Maka, kemungkinan besar, kata-kata seperti hur (yang selama ini diterjemahkan sebagai bidadari), bisa saja berarti “anggur putih” jika dibaca dalam lensa Suryani. Luxenberg mencurigai bahwa ayat-ayat tentang surga tak berbicara tentang tubuh, melainkan kenikmatan yang spiritual—dan barangkali lebih puitis.

Kita boleh tidak percaya. Dan memang banyak yang tidak. Tapi dugaan itu, betapapun kaburnya, menunjukkan sesuatu: bahasa, sebagaimana sejarah, adalah ruang terbuka. Ia menyerap, menyesuaikan, menggubah ulang.

Bahasa Arab, seperti bahasa manapun, tidak steril. Ia meminjam dari Ibrani, dari Persia, dari Etiopia. Al-Qur’an memakai kata Injil, Jahannam, Sijjin, Zaqqum, Furqan—yang semuanya punya akar di luar Arab.

Namun di titik ini, pertanyaan yang lebih penting bukan lagi: “Apakah Qur’an murni Arab?”, tapi: “Apakah kebenaran terikat pada etimologi?”

Goethe, penyair Jerman itu, membaca Al-Qur’an dan merasakan getaran spiritual. Ia tak perlu mengerti akar katanya. Muhammad Asad, dulunya Leopold Weiss, menemukan hidayah dalam ritme kalimat-kalimatnya. Dan bahkan para penentang Qur’an pun mengakui satu hal: ia tak tertandingi dalam kekuatan bahasanya.

Maka mungkin kebenaran bukan hanya dalam kata, tapi dalam resonansi. Seperti musik, yang tak perlu dijelaskan agar bisa menyentuh.

Saya tak hendak menjadi hakim dalam perdebatan antara wahyu dan artefak. Saya tak tahu mana yang datang lebih dulu—iman, atau bahasa. Tapi mungkin, seperti kata penyair, ada kalimat yang terlalu hidup untuk sekadar dibedah. Ia lahir bukan hanya dari akar kata, tapi dari sesuatu yang lebih dalam—yang tak bisa diukur oleh linguistik, atau dibuktikan oleh manuskrip.

Mungkin itu sebabnya Qur’an tak disebut “kitab Arab”, melainkan “dzikr”—pengingat.

Dan ingatan, seperti halnya iman, kadang tidak tunduk pada analisa. Ia tinggal di tempat yang tak bisa dijamah: hati yang percaya, atau pikiran yang terus bertanya.

 

Share this:

  • Facebook
  • X
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jangan Mengklaim Agamamu Paling Benar

Next Post

Mengagung-agungkan Qur’an: Tanda Tak Percaya Diri (Mungkin Juga Kurang Piknik)

munira

munira

Related Posts

Langit yang Retak: Ketika Manusia Mengambil Alih Surga

by munira
March 16, 2026
0

I. Ketika Manusia Pertama Kali Mendongak Pada mulanya, langit adalah kitab pertama yang dibaca manusia. Bayangkan diri Anda ribuan tahun...

Bila Ujung dari Sebuah Perkawinan Itu Bercerai, Maka Itu Bukan Nasib — Sejak Awal dan Akhir adalah Pilihan atas Takdir Tersebut

My Love Said: I Am Late to Love Her — But the Answer Is: Better Late Than Never

by munira
March 13, 2026
0

Cinta kadang datang seperti hujan yang terlambat di musim kemarau. Tanah mungkin telah lama retak menunggu air, daun-daun mungkin telah...

Antara Gold, Glory, dan Suara Rakyat Merenungkan Keadaban Dunia dari Pengalaman Sehari-hari

by munira
March 12, 2026
0

Oleh: Novita Sari Yahya Pertemuan Sederhana yang Membuka Renungan Pagi itu Jakarta berjalan seperti biasa. Kendaraan memenuhi jalan-jalan utama, orang-orang...

Mata Uang Bernama Integritas

by munira
March 3, 2026
0

Oleh : Novita sari yahya Sinar matahari pagi menyusup melalui tirai tipis di ruang kerja Elvira. Ia membuka jendela kecil...

Next Post
Mengagung-agungkan Qur’an: Tanda Tak Percaya Diri (Mungkin Juga Kurang Piknik)

Mengagung-agungkan Qur’an: Tanda Tak Percaya Diri (Mungkin Juga Kurang Piknik)

Life is a beautiful journey, and each day is a fresh bloom of hope, joy, and endless possibilities

Trending News

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

August 24, 2024
Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

July 6, 2024
Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

February 12, 2025

Munira News

Munira
Cakrawala Dunia

Menu

  • About Us
  • ad
  • Home

Categories

  • Arts
  • Business
  • Crime
  • Cross Cultural
  • Destination
  • Education
  • Ekonomi
  • Environment
  • Fashion
  • Figure
  • Fiksi
  • Global
  • Health
  • Japan
  • Justice
  • News
  • Opinion
  • Politic
  • Science
  • Sponsor
  • Spritual
  • Technology
  • Uncategorized

Tags

Flap Barrier Swing Barrier

Recent Posts

  • Langit yang Retak: Ketika Manusia Mengambil Alih Surga
  • My Love Said: I Am Late to Love Her — But the Answer Is: Better Late Than Never
  • News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor

© 2023 Munira

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Cross Cultural
  • Opinion
  • Politic
  • Global
  • Sponsor
  • Education
  • Fashion

© 2023 Munira