Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Fiksi

Seandainya Aku Tuhan

munira by munira
December 24, 2024
in Fiksi, Opinion
0
Share on FacebookShare on Twitter

Seandainya aku Tuhan, aku tak akan mewahyukan kitab bertuliskan hukum atau nabi yang diangkat menjadi juru bicara. Tidak pula aku akan membangun tembok dogma yang membatasi imajinasi manusia tentang siapa Aku. Karena Aku tak perlu perantara. Aku bisa hadir di setiap denyut nadi, di setiap tarikan napas, di antara sunyi yang tak pernah kau sadari.

Aku akan berbicara langsung kepada hati manusia. Dalam detak yang lirih namun pasti, Aku akan berbisik melalui cinta, melalui rasa yang kau sebut intuisi. Setiap luka akan menjadi ayat, setiap tawa adalah wahyu, dan setiap perjalananmu adalah kitab suci yang terukir oleh langkah-langkahmu sendiri.

Seandainya aku Tuhan, Aku tak akan memerintahkanmu untuk menyembah. Karena Aku tak haus akan pujian, tak butuh tahta, dan tak mendambakan gelar yang kau sematkan dengan lidah penuh ketakutan. Aku hanya ingin kau merasakan keberadaan-Ku sebagai kekuatan yang menggerakkan hidupmu menuju kebaikan.

Aku tidak akan memberimu surga sebagai hadiah atau neraka sebagai ancaman. Sebaliknya, Aku akan menanamkan pengertian dalam dirimu bahwa surga adalah kasih yang kau ciptakan, dan neraka adalah kebencian yang kau biarkan membara.

Seandainya aku Tuhan, Aku akan menjadi cahaya kecil di dalam dirimu—bukan untuk memimpinmu, tetapi untuk menuntunmu menyala. Aku akan hadir dalam kesederhanaan: dalam pelukan seorang ibu, dalam tawa anak-anak, dalam hembusan angin yang memeluk sunyi.

Dan jika suatu hari kau mencari-Ku dalam bait-bait doa atau zikir panjang yang berulang, ingatlah: Aku tidak berada di sana. Aku tidak jauh, tidak pula tersembunyi. Aku ada di sini, di hatimu, di tempat cinta pertama kali diciptakan. Aku adalah suara kecil itu, yang selama ini kau abaikan.

Seandainya aku Tuhan, Aku hanya ingin kau menjadi manusia yang merdeka—bukan karena takut kepada-Ku, tetapi karena cinta pada hidup yang Aku berikan. Karena sesungguhnya, Aku menciptakanmu bukan untuk sujud, tetapi untuk mencinta.

ADVERTISEMENT
Previous Post

Memberi Pisang di Waktu yang Tepat: Sebuah Filosofi tentang Kesuksesan

Next Post

Di Balik Natal: Menimbang Tradisi, Melampaui Waktu

munira

munira

Related Posts

Siapa Orang yang Kita Hindari dalam Kehidupan Ini?

Siapa Orang yang Kita Hindari dalam Kehidupan Ini?

by munira
September 20, 2026
0

Ada orang-orang yang kita hindari bukan karena kita membenci mereka, melainkan karena kehadiran mereka membuat kita kehilangan ketenangan. Kita tidak...

Menjadi Lajang: Menemukan Kebebasan di Tengah Kesunyian

Menjadi Lajang: Menemukan Kebebasan di Tengah Kesunyian

by munira
September 18, 2026
0

Oleh: Ali Syarief Ada masa ketika seseorang merasa harus berpasangan agar hidupnya dianggap lengkap. Seolah-olah kebahagiaan baru sah ketika ada...

KETIKA KEMASAN LEBIH PENTING DARIPADA ISI

KETIKA KEMASAN LEBIH PENTING DARIPADA ISI

by munira
September 18, 2026
0

“Kita hidup di dunia di mana pemakaman lebih penting daripada kematian, pernikahan lebih penting daripada cinta, dan penampilan fisik lebih...

Belajar Berdamai dengan Diri Sendiri

Belajar Berdamai dengan Diri Sendiri

by munira
September 15, 2026
0

*Kita berperang sengit di dalam diri, lalu apa gunanya perang dengan orang lain?* — Jalaluddin Rumi Ada perang yang tidak...

Next Post
Di Balik Natal: Menimbang Tradisi, Melampaui Waktu

Di Balik Natal: Menimbang Tradisi, Melampaui Waktu

Menantang Arus Dunia: Strategi dalam Kesunyian

Menantang Arus Dunia: Strategi dalam Kesunyian

Trending News

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

August 24, 2024
Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

July 6, 2024
Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

February 12, 2025

Munira News

Munira
Cakrawala Dunia

Menu

  • About Us
  • ad
  • Home

Categories

  • Arts
  • Business
  • Crime
  • Cross Cultural
  • Destination
  • Education
  • Ekonomi
  • Environment
  • Fashion
  • Figure
  • Fiksi
  • Global
  • Health
  • Japan
  • Justice
  • News
  • Opinion
  • Politic
  • Science
  • Sponsor
  • Spritual
  • Technology
  • Uncategorized

Tags

Flap Barrier Swing Barrier

Recent Posts

  • Siapa Orang yang Kita Hindari dalam Kehidupan Ini?
  • Menjadi Lajang: Menemukan Kebebasan di Tengah Kesunyian
  • News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor

© 2023 Munira

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Cross Cultural
  • Opinion
  • Politic
  • Global
  • Sponsor
  • Education
  • Fashion

© 2023 Munira