Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Fiksi

Perhatian Adalah Narkoba yang Tak Terlihat

munira by munira
August 29, 2026
in Fiksi, Opinion
0
Share on FacebookShare on Twitter

Ada orang yang tidak mencari cinta—mereka mencari **perhatian**. Dan keduanya bukan hal yang sama.

Seseorang bisa terlihat sangat setia, tetapi diam-diam kecanduan pada rasa diinginkan. Satu pesan masuk, satu pujian, satu tatapan penuh kekaguman—semuanya menjadi suntikan kecil bagi ego. Masalahnya bukan berapa banyak orang yang mengaguminya, melainkan **seberapa besar ia membutuhkan kekaguman itu untuk merasa berharga**.

Perhatian dari lawan jenis pada dasarnya bukanlah dosa, apalagi bukti bahwa seseorang akan berselingkuh. Banyak orang menerima perhatian tanpa pernah mengkhianati pasangannya. Mereka tahu bagaimana menikmati apresiasi tanpa menjadikannya kebutuhan.

Namun, ada perbedaan besar antara **mendapatkan perhatian** dan **ketergantungan pada perhatian**.

Orang yang kecanduan validasi akan selalu membutuhkan dosis berikutnya. Ketika satu orang berhenti memuji, ia mencari orang lain. Ketika satu percakapan berakhir, ia membuka percakapan baru. Bukan karena ia benar-benar mencintai semua orang itu, melainkan karena ia membutuhkan perasaan bahwa dirinya masih diinginkan.

Di situlah sebuah hubungan mulai berada di wilayah berbahaya.

Bukan karena inbox-nya penuh pesan dari laki-laki. Bukan karena banyak orang menyukainya. Tetapi karena ia merasa harus membalas, menjaga, dan memelihara semua sumber perhatian tersebut—bahkan ketika ia sudah memiliki pasangan.

Kesetiaan bukan berarti seseorang tidak pernah menarik perhatian orang lain. Kesetiaan adalah **kemampuan untuk menentukan batas ketika perhatian itu datang**.

Karena itu, jangan takut kepada perempuan yang cantik. Jangan pula takut kepada perempuan yang memiliki banyak pengagum. Yang perlu diperhatikan adalah seseorang yang tidak pernah merasa cukup dengan validasi dari satu hubungan, lalu terus mencari cermin-cermin lain untuk meyakinkan dirinya bahwa ia berharga.

Dan ini berlaku bukan hanya untuk perempuan.

Laki-laki pun bisa menjadi pecandu perhatian. Ia bisa memiliki pasangan yang mencintainya, tetapi tetap membutuhkan puluhan perempuan untuk mengagumi dirinya. Ia bisa menyebutnya “pertemanan”, “networking”, atau sekadar “chat biasa”, padahal yang ia pelihara sebenarnya adalah rasa haus untuk terus diinginkan.

Jadi, jangan menilai seseorang hanya dari **berapa banyak orang yang menginginkannya**.

Nilailah dari **apa yang ia lakukan ketika memiliki kesempatan untuk mendapatkan lebih**.

Sebab godaan terbesar dalam sebuah hubungan bukanlah ketika tidak ada pilihan lain.

Justru ketika pilihan lain datang silih berganti—dan seseorang tetap memilih pulang kepada orang yang sama.

Pada akhirnya, hubungan yang sehat tidak membutuhkan seseorang yang tidak pernah mendapat perhatian dari orang lain. Ia membutuhkan seseorang yang **mendapat banyak perhatian, tetapi tidak menjadikan perhatian itu alasan untuk kehilangan kesetiaan**.

Karena cinta yang matang bukan tentang tidak pernah tergoda.

Cinta yang matang adalah ketika seseorang tahu bahwa ia bisa mendapatkan perhatian dari banyak orang—tetapi tetap memilih satu orang untuk dijaga.

ADVERTISEMENT
Previous Post

Ketika Semua Agama Merasa Paling Benar

Next Post

KITA DATANG DENGAN TANGAN KOSONG

munira

munira

Related Posts

Mereka Berdusta agar Tuhan Terlihat Indah

Mereka Berdusta agar Tuhan Terlihat Indah

by munira
August 31, 2026
0

Membaca Abdullah al-Qasimi dan Keberaniannya Menggugat Gambaran Manusia tentang Tuhan Ada buku yang selesai dibaca ketika halaman terakhir ditutup. Ada...

SATU BUKU, BANYAK JALAN MENUJU KEBENARAN

by munira
August 30, 2026
0

Muslim mempunyai Al-Qur’an. Kristen mempunyai Alkitab. Yahudi mempunyai Taurat. Lalu, buku apakah yang harus dibaca oleh seorang manusia yang ingin...

KITA DATANG DENGAN TANGAN KOSONG

by munira
August 30, 2026
0

Ada hari-hari ketika hidup terasa seperti sedang bersekongkol melawan kita. Penyakit datang tanpa diundang. Kematian mengetuk pintu tanpa permisi. Perceraian...

Ketika Semua Agama Merasa Paling Benar

by munira
August 29, 2026
0

Ada sebuah ironi yang barangkali terlalu sering kita abaikan. Manusia berbeda dalam bahasa, budaya, warna kulit, tradisi, dan cara memandang...

Next Post

KITA DATANG DENGAN TANGAN KOSONG

SATU BUKU, BANYAK JALAN MENUJU KEBENARAN

Trending News

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

August 24, 2024
Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

July 6, 2024
Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

February 12, 2025

Munira News

Munira
Cakrawala Dunia

Menu

  • About Us
  • ad
  • Home

Categories

  • Arts
  • Business
  • Crime
  • Cross Cultural
  • Destination
  • Education
  • Ekonomi
  • Environment
  • Fashion
  • Figure
  • Fiksi
  • Global
  • Health
  • Japan
  • Justice
  • News
  • Opinion
  • Politic
  • Science
  • Sponsor
  • Spritual
  • Technology
  • Uncategorized

Tags

Flap Barrier Swing Barrier

Recent Posts

  • Mereka Berdusta agar Tuhan Terlihat Indah
  • SATU BUKU, BANYAK JALAN MENUJU KEBENARAN
  • News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor

© 2023 Munira

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Cross Cultural
  • Opinion
  • Politic
  • Global
  • Sponsor
  • Education
  • Fashion

© 2023 Munira