Apakah Manusia Hidup Karena Ruh?
Pertanyaan tentang asal-usul kehidupan manusia sering dijawab secara sederhana: “Manusia hidup karena ada ruh.” Jawaban ini seolah-olah final, padahal sesungguhnya...
Pertanyaan tentang asal-usul kehidupan manusia sering dijawab secara sederhana: “Manusia hidup karena ada ruh.” Jawaban ini seolah-olah final, padahal sesungguhnya...
Ketika nafas terakhir dilepaskan, manusia tidak benar-benar hilang. Tubuh yang ditinggalkan jiwa hanyalah sebuah gugus unsur alam: karbon, kalsium, fosfor,...
Manusia, seperti segala sesuatu yang hidup, hanyalah bagian kecil dari jaringan kosmos yang luas. Dalam kehidupan, kita merasa istimewa—berpikir, mencipta,...
By Ali Syarief Hidup adalah tarian di atas panggung waktu yang fana. Setiap langkah mendekat pada akhir yang pasti, namun...
Kita duduk tenang di bangku bus, membiarkan roda melaju tanpa kita tahu siapa sang pengemudi. Kita menyerahkan diri pada gelombang...
Ketika Sang Buddha ditanya, “Apakah lebih baik berjalan sendiri atau bersama?”Beliau menjawab, “Lebih baik berjalan sendiri daripada berjalan bersama orang...
Perjalanan manusia di hadapan kitab suci dan kitab semesta adalah perjalanan eksistensial—dari sekadar penghafal menuju pembaca sejati. Pada mulanya, manusia...
Padahal, berpikir adalah napas dari iman. Tanpa itu, religiusitas bisa menjadi sekadar seragam: dikenakan di luar, tapi kosong di dalam....
Dulu, setelah Bom Bali, seorang pendeta berdiri di hadapan para pemimpin dunia. Suaranya tenang, matanya teduh, namun kata-katanya menusuk nurani:...
Sejarah panjang peradaban manusia menunjukkan bahwa kepercayaan kepada Tuhan hadir seiring keterbatasan manusia dalam memahami alam semesta. Petir, badai, gempa,...
© 2023 Munira