Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Education

Di Kampung Tanpa Janji

munira by munira
March 5, 2025
in Education, Opinion
0
Share on FacebookShare on Twitter

Di dalam keadaan alamiah, di mana manusia belum terikat janji, belum terbungkus aturan, dan belum mengenal tembok-tembok yang menahan kebebasannya, ada satu hal yang tak pernah dijanjikan: keamanan.

Di tanah liar itu, langkah-langkah tak berjejak, jejak-jejak tak berbekas. Tidak ada pagar yang melindungi, tidak ada tangan yang menjamin esok masih milik kita. Angin berbisik dalam bahasa yang belum terartikan, menyampaikan pesan bahwa hidup hanyalah sekadar pertarungan panjang melawan ketidakpastian.

Di sini, hak bukanlah sesuatu yang melekat sejak lahir. Ia harus diperjuangkan, direbut, atau hilang ditelan gelap. Bukan hukum yang memerintah, melainkan hasrat. Bukan kebijaksanaan yang memutuskan, melainkan kekuatan. Yang lemah tenggelam, yang kuat bertahan—meski esok mungkin keadaan berbalik arah.

Tanpa batas, tanpa kesepakatan, ketakutan menjadi raja. Mata saling mengintai, tangan gemetar menggenggam harapan yang rentan. Tidak ada rumah, hanya tempat berlindung. Tidak ada negara, hanya kawanan yang berpencar. Tidak ada perdamaian, hanya genangan darah yang mengering sebelum kembali mengalir.

Namun manusia, dengan segala kecemasannya, mencipta tatanan, menanam janji, membangun perisai dari kata-kata. Ia mendirikan aturan bukan karena ia baik, tetapi karena ia lelah hidup dalam ketidakpastian. Ia mendirikan hukum bukan karena ia adil, tetapi karena ia takut tanpa perlindungan. Ia membentuk negara bukan karena ia ingin diperintah, tetapi karena ia tahu, di dalam keadaan alamiah, tidak ada tempat untuk lelap yang tenang.

Lantas, apakah peradaban adalah penjara atau penyelamat? Apakah hukum adalah rantai atau perisai? Apakah negara adalah sandera atau sekutu?

Manusia bertanya, tetapi jawaban tetap mengendap dalam kesadaran yang ragu-ragu. Karena di antara kebebasan dan keamanan, manusia senantiasa bimbang memilih. Ia ingin bebas, tetapi takut kehilangan jaminan hidup. Ia ingin terlindungi, tetapi gentar terbelenggu.

Maka, peradaban lahir dari ketakutan. Dan ketakutan adalah warisan kita yang paling abadi.

Share this:

  • Facebook
  • X
ADVERTISEMENT
Previous Post

Mengikat IMAN Supaya TIDAK HILANG

Next Post

Di Manakah Anak-Anak Kita Saat Kegaduhan Politik Merajalela?

munira

munira

Related Posts

Perenungan Menjadi Tua dan Kebahagiaan Melihat Penerus-Penerusnya

by munira
April 19, 2026
0

Oleh: Ali Syarief Ada satu fase dalam hidup yang sering kita hindari untuk dibicarakan, tetapi diam-diam selalu kita dekati: menjadi...

Langit yang Retak: Ketika Manusia Mengambil Alih Surga

by munira
March 16, 2026
0

I. Ketika Manusia Pertama Kali Mendongak Pada mulanya, langit adalah kitab pertama yang dibaca manusia. Bayangkan diri Anda ribuan tahun...

Bila Ujung dari Sebuah Perkawinan Itu Bercerai, Maka Itu Bukan Nasib — Sejak Awal dan Akhir adalah Pilihan atas Takdir Tersebut

My Love Said: I Am Late to Love Her — But the Answer Is: Better Late Than Never

by munira
March 13, 2026
0

Cinta kadang datang seperti hujan yang terlambat di musim kemarau. Tanah mungkin telah lama retak menunggu air, daun-daun mungkin telah...

Mata Uang Bernama Integritas

by munira
March 3, 2026
0

Oleh : Novita sari yahya Sinar matahari pagi menyusup melalui tirai tipis di ruang kerja Elvira. Ia membuka jendela kecil...

Next Post

Di Manakah Anak-Anak Kita Saat Kegaduhan Politik Merajalela?

Prabowo’s Failure to Wield the Weapon of Power and the Bullets of People’s Legitimacy

Prabowo's Failure to Wield the Weapon of Power and the Bullets of People's Legitimacy

Trending News

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

August 24, 2024
Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

July 6, 2024
Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

February 12, 2025

Munira News

Munira
Cakrawala Dunia

Menu

  • About Us
  • ad
  • Home

Categories

  • Arts
  • Business
  • Crime
  • Cross Cultural
  • Destination
  • Education
  • Ekonomi
  • Environment
  • Fashion
  • Figure
  • Fiksi
  • Global
  • Health
  • Japan
  • Justice
  • News
  • Opinion
  • Politic
  • Science
  • Sponsor
  • Spritual
  • Technology
  • Uncategorized

Tags

Flap Barrier Swing Barrier

Recent Posts

  • Perenungan Menjadi Tua dan Kebahagiaan Melihat Penerus-Penerusnya
  • Langit yang Retak: Ketika Manusia Mengambil Alih Surga
  • News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor

© 2023 Munira

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Cross Cultural
  • Opinion
  • Politic
  • Global
  • Sponsor
  • Education
  • Fashion

© 2023 Munira