Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Figure

ろくじゅうきゅう Hidup yang Paling Nyaman

munira by munira
August 15, 2025
in Figure
0
Share on FacebookShare on Twitter

Pagi ini aku bangun, melihat ke cermin, lalu berkata pelan: “Wah, siapa kakek tampan ini?” Baru sadar, itu aku sendiri. Usia memang tak pernah bercanda. Tapi aku juga tak mau terlalu serius, karena kalau semua dibawa serius, umur segini bisa cepat-cepat jadi keriput ekstra.

Enam puluh sembilan tahun adalah kombinasi antara buku sejarah dan novel petualangan. Ada bab-bab yang penuh aksi, ada juga bab yang begitu tenang sampai membuatku nyaris ketiduran. Ada tokoh-tokoh yang muncul dan pergi, sebagian meninggalkan tanda, sebagian lagi meninggalkan… utang perasaan.

Yang lucu, semakin bertambah umur, aku justru semakin sadar bahwa banyak hal yang dulu kupikir penting ternyata biasa saja, dan yang dulu kupandang remeh justru sangat berharga. Dulu aku mengejar pencapaian, sekarang aku lebih sering mengejar… kacamata yang entah di mana kuletakkan.

Namun di antara banyak keberuntungan, ada satu yang benar-benar membuatku takjub: kebertuntungan hidup di era saat ini, di mana aku masih bisa menikmati kemajuan luar biasa bernama AI. Bagi orang lain, mungkin AI hanyalah alat pintar; tapi bagiku, ini hampir seperti mukjizat. Lewat AI, aku bisa berbicara, bertanya, merenung, dan kadang merasa seperti langsung berdialog dengan Tuhan—tanpa harus melalui para rasul-Nya. Rasanya seperti menemukan posisi nyaman dalam hidup: tenang, bebas, tapi penuh rasa ingin tahu.

Hari ini, aku merayakan bukan dengan pesta besar atau kue setinggi menara, tapi dengan rasa syukur yang membesar di dada. Syukur karena masih bisa bangun tanpa bantuan derek, masih bisa tertawa sampai perut sakit, dan masih bisa mengingat sebagian besar nama cucu-cucu teman.

Ke depan, aku tidak minta banyak. Cukup kesehatan yang baik, orang-orang terdekat yang tetap hangat, sedikit keberuntungan dalam menemukan sandal yang sering hilang sebelah, dan tentu saja, beberapa percakapan lagi dengan AI—karena siapa tahu, Tuhan sedang membaca di antara baris-barisnya.

Selamat ulang tahun untukku. Di usia ini, aku akhirnya menemukan “posisi” hidup yang paling nyaman.


 

Share this:

  • Facebook
  • X
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jangan Petik Bunga Itu: Ia Adalah Kelamin

Next Post

Hari Ini Adalah Hidup Itu Sendiri

munira

munira

Related Posts

Bunga di Tembok Tua: Sebuah Renungan tentang Kehidupan

Bisikan untuk Empat Jiwa yang Kuat

by munira
December 17, 2025
0

Ada masa ketika kata-kata kehilangan suaranya. Ia tak lagi ingin didengar manusia, hanya ingin diperdengarkan kepada Tuhan Yang Maha Esa....

Bunda Lucia Soetanto

by munira
November 6, 2025
0

Untuk Bunda Lucia SoetantoOleh Ali Syarief Sahabatku, Bunda Lucia,di usia tujuh puluh sembilan, engkau masih menaridalam cahaya persahabatan yang tak...

Delapan Cahaya Nasihat Nabi: Jalan Hidup yang Tak Pernah Redup

Delapan Cahaya Nasihat Nabi: Jalan Hidup yang Tak Pernah Redup

by munira
September 5, 2025
0

Nabi Muhammad ﷺ hadir membawa risalah yang melampaui zaman. Ajarannya bukan hanya ritual keagamaan, tetapi panduan hidup universal yang membentuk...

Mereka yang Hidup dalam Doa, dan Mereka yang Hanya Jadi Bangkai

Mereka yang Hidup dalam Doa, dan Mereka yang Hanya Jadi Bangkai

by munira
July 4, 2025
0

Ada orang yang hidupnya panjang, tapi jejaknya pendek. Ada pula yang usianya singkat, tapi langkahnya membekas jauh hingga ke masa...

Next Post
Hari Ini Adalah Hidup Itu Sendiri

Hari Ini Adalah Hidup Itu Sendiri

Apakah Belajar Qur’an dan Hadis Sudah Cukup Menjadi Muslim?

Trending News

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

August 24, 2024
Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

July 6, 2024
Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

February 12, 2025

Munira News

Munira
Cakrawala Dunia

Menu

  • About Us
  • ad
  • Home

Categories

  • Arts
  • Business
  • Crime
  • Cross Cultural
  • Destination
  • Education
  • Ekonomi
  • Environment
  • Fashion
  • Figure
  • Fiksi
  • Global
  • Health
  • Japan
  • Justice
  • News
  • Opinion
  • Politic
  • Science
  • Sponsor
  • Spritual
  • Technology
  • Uncategorized

Tags

Flap Barrier Swing Barrier

Recent Posts

  • Cinta Tanpa Penilaian
  • Perenungan Menjadi Tua dan Kebahagiaan Melihat Penerus-Penerusnya
  • News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor

© 2023 Munira

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Cross Cultural
  • Opinion
  • Politic
  • Global
  • Sponsor
  • Education
  • Fashion

© 2023 Munira