Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Fiksi

Dalam Sepasang Simbol Kasih: Melati dan Mawar

munira by munira
December 30, 2024
in Fiksi, Opinion
0
Share on FacebookShare on Twitter

Ketika dua hati bertemu, dunia seakan meluruh dalam gemuruh cinta. Ia menjelma sunyi yang dipenuhi bisikan harapan, dan di sanalah dua jiwa memadu kasih, saling menautkan janji melalui simbol-simbol yang melampaui kata.

Sang lelaki datang membawa melati, bunga kecil yang putihnya sebersih niat. Melati tak pernah meneriakkan keindahannya, namun harum wanginya mengisi setiap sudut ruang, menyentuh tanpa perlu terlihat. Lewat bunga ini, lelaki berbisik halus, “Aku adalah melati. Harumku adalah nama baikku. Jagalah ia seperti aku menjaga perasaanmu. Jangan biarkan noda mencemari keindahannya.”

Di sisi lain, wanita itu menyerahkan mawar, yang merahnya memikat, seperti pancaran cintanya yang tulus. Mawar menyimpan dua rahasia: keindahan yang memabukkan dan duri yang melindungi. Dengan bunga ini, ia mengutarakan pesan lembut, “Aku adalah mawar. Cantik warnaku dan wangi harumnya adalah cintaku untukmu. Namun, hati-hatilah, karena duri yang melekat padaku tak hanya menjaga, tapi juga melukai jika kau lalai.”

Melati dan mawar, dua simbol yang saling melengkapi. Dalam keduanya, ada pelajaran untuk mereka yang sedang memadu kasih:
Bahwa cinta bukan hanya tentang memberi keindahan, tetapi juga menjaga kebaikan. Ia memerlukan kesetiaan dan penghormatan terhadap apa yang tak terlihat. Melati mengajarkan kesederhanaan yang luhur, sementara mawar mengingatkan bahwa cinta memiliki batas yang tak boleh dilanggar.

“Kasih adalah harmoni,” bisik lelaki itu kepada wanitanya.
“Dan harmoni adalah menjaga, bukan melukai,” jawab wanita itu lembut.

Maka, ketika cinta itu tumbuh, ia tak sekadar menjadi percikan rasa yang menghangatkan hati. Ia adalah doa yang tak bersuara, janji yang tanpa paksa, dan kebahagiaan yang tak pernah meminta. Seperti melati dan mawar, yang meski berbeda rupa dan makna, tetap menjadi keindahan yang abadi dalam taman cinta mereka.

Share this:

  • Facebook
  • X
ADVERTISEMENT
Previous Post

Saat Senja Menyapa: Nasehat untuk Usia Senja

Next Post

Epos Prosa: Dinobatkannya Jokowi Sebagai Tokoh Terkorup di Dunia

munira

munira

Related Posts

Cinta Tanpa Penilaian

by munira
April 28, 2026
0

Cinta, dalam bentuknya yang paling murni dan paling jujur, sering kali menuntut sesuatu yang terasa berlawanan dengan naluri kita: keberanian...

Langit yang Retak: Ketika Manusia Mengambil Alih Surga

by munira
March 16, 2026
0

I. Ketika Manusia Pertama Kali Mendongak Pada mulanya, langit adalah kitab pertama yang dibaca manusia. Bayangkan diri Anda ribuan tahun...

Bila Ujung dari Sebuah Perkawinan Itu Bercerai, Maka Itu Bukan Nasib — Sejak Awal dan Akhir adalah Pilihan atas Takdir Tersebut

My Love Said: I Am Late to Love Her — But the Answer Is: Better Late Than Never

by munira
March 13, 2026
0

Cinta kadang datang seperti hujan yang terlambat di musim kemarau. Tanah mungkin telah lama retak menunggu air, daun-daun mungkin telah...

Antara Gold, Glory, dan Suara Rakyat Merenungkan Keadaban Dunia dari Pengalaman Sehari-hari

by munira
March 12, 2026
0

Oleh: Novita Sari Yahya Pertemuan Sederhana yang Membuka Renungan Pagi itu Jakarta berjalan seperti biasa. Kendaraan memenuhi jalan-jalan utama, orang-orang...

Next Post
Kehilangan Kabel Charger HP Seperti Jokowi Kehilangan Jabatan

Epos Prosa: Dinobatkannya Jokowi Sebagai Tokoh Terkorup di Dunia

Kebaikan dalam Hubungan Manusia dan Alam: Sebuah Simfoni Keserasian

Kebaikan dalam Hubungan Manusia dan Alam: Sebuah Simfoni Keserasian

Trending News

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

August 24, 2024
Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

July 6, 2024
Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

February 12, 2025

Munira News

Munira
Cakrawala Dunia

Menu

  • About Us
  • ad
  • Home

Categories

  • Arts
  • Business
  • Crime
  • Cross Cultural
  • Destination
  • Education
  • Ekonomi
  • Environment
  • Fashion
  • Figure
  • Fiksi
  • Global
  • Health
  • Japan
  • Justice
  • News
  • Opinion
  • Politic
  • Science
  • Sponsor
  • Spritual
  • Technology
  • Uncategorized

Tags

Flap Barrier Swing Barrier

Recent Posts

  • Cinta Tanpa Penilaian
  • Perenungan Menjadi Tua dan Kebahagiaan Melihat Penerus-Penerusnya
  • News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor

© 2023 Munira

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Cross Cultural
  • Opinion
  • Politic
  • Global
  • Sponsor
  • Education
  • Fashion

© 2023 Munira