Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home News

JOWILIYAH : Anjing dan Kucing Butuh Toleransi, Rakyat Miskin Butuh Keadilan

munira by munira
January 25, 2024
in News, Opinion, Politic
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh M Yamin Nasution | Pemerhati Hukum

Nabi SAW bersabda, “Demi Allah, sungguh bagi Allah dunia ini lebih rendah dan hina daripada bangkai anak kambing ini dalam pandangan kalian” (HR Muslim)

Jowiliyah adalah sifat buruk, jahat, dan bengis seperti binatang yang terus hidup dari penguasa jahiliyah hingga kini, terus menerus ingin  berkuasa, demi pribadi dan keluarganya.

Jika hubungan nalar di analisis, semuanya di reduksi menjadi hitungan geometris moral. Lihat, diam, dan merenunglah, tanyakan, sudah seberapa besar persamaan drajat moral antara keadilan kodrat alam dan keadilan politik kekuasaan, dan seberapa banyak hubungan kombinasi antara gagasan awal kemerdekaan dengan realita yang terlaksana, dan seberapa besar rakyat telah tertindas dan ter-dzalimi oleh kesewenang-wenangan kekuasaan? Rakyat tersakiti, tersingkirkan, di peras bahkan di usir melalui sistem kehidupan politik, kekayaan alam wilayah masing-masing tak diberikan dengan benar, mayoritas kekayaan alam di berikan pada orang-orang Asing yang serakah, baik dari Jakarta maupun luar Negeri, tanpa keterlibatan pemiliknya alam tersebut yaitu rakyat, kecuali seutuhnya atas keinginan orang yang tak pernah kenal masyarakat setempat yaitu kekuasaan JOWILIYAH.

Kekayaan alam di ambil paksa melalui alat kekuasan Negara yang disebut sebagai UNDANGAN – UNDANG. Undang-undang dibuat oleh legislatif dan eksekutif, di fasilitasi oleh Rakyat, dan dikte oleh keluarga barbarisme dan pencuri-pencuri isi tanah rakyat.

Legal Standing, secara terminologi di berikan pada pohon, bahwa pohon suatu wilayah ada pemiliknya, yaitu orang-orang yang tinggal di sekitar pohon tersebut (Christopher D. Stone, 2010). Saat ini UU disahkan dan dapat mengesampingkan AMDAL  LINGKUNGAN demi pembangunan, ini menunjukkan bahwa kepemilikan rakyat dapat di kesampingkan demi pembangunan, atau hak mereka diberikan setelah ada keributan, ada yang nangis, atau berteriak melakukan penolakan.

Anjing dan Kucing, begitu juga binatang lain harus di pisahkan dan di jaga kelestarian habitatnya oleh manusia agar tidak saling memangsa yang lebih lemah, dan mereka buruh toleransi menusia untuk hal tersebut. Sedangkan manusia butuh keadilan, agar kekuasaan dapat melindungi dan mensejahterakan manusia-manusia tersebut, dalam konsep bernegara disebut rakyat.Bila kekuasan Negara tak melakukan hal tersebut maka konsep negara tak ubahnya kebun binatang yang sangat liar, memangsa rakyat melalui kekuasaan Negara.

Nabi Muhammad SAW, mengalamatkan kata “JAHILIYAH” pada penguasa yang jahat, kejam, dan bengis, kata ini juga di alamatkan pada orang-orang yang serakah, bodoh, dan orang – oramg yang tak taat aturan-aturan yang berlaku baik tertulis maupun tidak. Kata ini menjadi dikenal di seluruh dunia, termasuk Indonesia.

Syarat – syarat jahiliyah ada pada masa sekarang, kekuasaan yang jahat, istri dan anak-anak penguasa hidup tentram,  pencuri harta rakyat, kekuasaan korup, pelacuran berkembang secara langsung dan online, perjudian, narkoba, rakyat miskin, susah, lapar semakin tumbuh subur berkembang.

Bagi meraka yang tak punya iman, kekuasaan sangat besar dan menakutkan, namun bagi rakyat yang beriman pada Allah SWT, kekuasaan tak berarti apapun. Bangun, Bangkitlah, Berbicaralah, dan Lawan!  Ibu Pertiwi memanggilmu, Saudara sebangsa mu butuh Keadilan

ADVERTISEMENT
Previous Post

AOTS Training Program

Next Post

KONSTITUSI NEGARA KOPIPAS : Perzinahan Pelacur Intelektual Hukum dan Pelacur Politik Melahirkan Anak Haram Konstitusi

munira

munira

Related Posts

Belajar Berdamai dengan Diri Sendiri

Belajar Berdamai dengan Diri Sendiri

by munira
September 15, 2026
0

*Kita berperang sengit di dalam diri, lalu apa gunanya perang dengan orang lain?* — Jalaluddin Rumi Ada perang yang tidak...

BERJALANLAH DI BUMI, BUKAN SEKADAR KE BAITULLAH – Ketika Al-Qur’an Memerintah “Fasīrū” dan “Fantashirū”, tetapi Tidak Berkata “Berhajilah!”

BERJALANLAH DI BUMI, BUKAN SEKADAR KE BAITULLAH – Ketika Al-Qur’an Memerintah “Fasīrū” dan “Fantashirū”, tetapi Tidak Berkata “Berhajilah!”

by munira
September 14, 2026
0

Oleh: Ali Syarief Ada sesuatu yang menarik dalam cara Al-Qur’an menggunakan bahasa ketika berbicara tentang perjalanan manusia. Al-Qur’an berkali-kali menggunakan...

Kalau Doa Sudah Cukup, Mengapa Nabi Harus Berperang?

by munira
September 13, 2026
0

Oleh Ali Syarief Ada satu pertanyaan sederhana yang jarang kita ajukan dengan serius: kalau doa memang bisa menjadi jalan utama...

DI ANTARA JUBAH, HASRAT, DAN PERNIKAHAN – Ketika Kesucian Berhadapan dengan Tubuh Manusia

DI ANTARA JUBAH, HASRAT, DAN PERNIKAHAN – Ketika Kesucian Berhadapan dengan Tubuh Manusia

by munira
September 12, 2026
0

By Ali Syarief Ada paradoks tua dalam kehidupan manusia: Semakin tinggi seseorang diminta meninggalkan dunia, semakin besar pula pertanyaan tentang...

Next Post
KONSTITUSI NEGARA KOPIPAS : Perzinahan Pelacur Intelektual Hukum dan Pelacur Politik Melahirkan Anak Haram Konstitusi

KONSTITUSI NEGARA KOPIPAS : Perzinahan Pelacur Intelektual Hukum dan Pelacur Politik Melahirkan Anak Haram Konstitusi

Kota Wajima-Ishikawa-Berbenah Pasca gempa, Harapan untuk Pemulihan Pariwisata

Kota Wajima-Ishikawa-Berbenah Pasca gempa, Harapan untuk Pemulihan Pariwisata

Please login to join discussion

Trending News

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

August 24, 2024
Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

July 6, 2024
Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

February 12, 2025

Munira News

Munira
Cakrawala Dunia

Menu

  • About Us
  • ad
  • Home

Categories

  • Arts
  • Business
  • Crime
  • Cross Cultural
  • Destination
  • Education
  • Ekonomi
  • Environment
  • Fashion
  • Figure
  • Fiksi
  • Global
  • Health
  • Japan
  • Justice
  • News
  • Opinion
  • Politic
  • Science
  • Sponsor
  • Spritual
  • Technology
  • Uncategorized

Tags

Flap Barrier Swing Barrier

Recent Posts

  • Belajar Berdamai dengan Diri Sendiri
  • BERJALANLAH DI BUMI, BUKAN SEKADAR KE BAITULLAH – Ketika Al-Qur’an Memerintah “Fasīrū” dan “Fantashirū”, tetapi Tidak Berkata “Berhajilah!”
  • News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor

© 2023 Munira

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Cross Cultural
  • Opinion
  • Politic
  • Global
  • Sponsor
  • Education
  • Fashion

© 2023 Munira