Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Fiksi

Menelusuri Jejak Tuhan dalam Labirin Akal

munira by munira
December 18, 2024
in Fiksi, Opinion
0
Share on FacebookShare on Twitter

Namun, betapa ironisnya, dalam pencarian tanpa henti akan makna, manusia sering kali tersesat di dalam labirin yang ia bangun sendiri. Ia menciptakan aturan-aturan yang mengikat, sistem-sistem yang memenjarakan, dan keyakinan-keyakinan yang tak jarang justru menyingkirkan nilai-nilai kemanusiaan itu sendiri. Ilusi Tuhan yang dibangunnya berubah menjadi senjata; sebuah dalih untuk menundukkan sesama, mengklaim kebenaran, dan menciptakan hierarki atas nama yang Maha Kuasa.

Dalam keangkuhannya, manusia menjadi makhluk yang paling pandai menjustifikasi dosa. Ia berperang dengan alasan yang mulia, membinasakan dengan janji surga, dan menghukum dengan keyakinan akan keadilan ilahi. Semua itu dilakukan tanpa henti, hingga sejarah tak lagi menjadi pelajaran, tetapi daftar panjang kegagalan yang dibungkus narasi kemenangan.

Namun, di balik itu semua, tetap ada paradoks yang mencolok: meski ilusi itu penuh dengan tipu daya, ia juga menjadi pelipur lara. Dalam ketakutan akan ketidakpastian, manusia menggenggam Tuhan sebagai pelita. Dalam kehampaan eksistensi, ia menjadikannya tujuan. Dan ketika kesedihan tak tertahankan, ia memanjatkan doa, berharap ada tangan gaib yang menghapus air matanya.

Maka, barangkali, bukan ilusi Tuhan yang menjadi masalah, melainkan bagaimana manusia memaknainya. Apakah ia akan terus memahat tuhan-tuhan palsu demi kepentingan dirinya sendiri? Ataukah ia akhirnya mampu meruntuhkan ilusi itu untuk menemukan kedalaman makna yang sejati—bukan di luar sana, tetapi dalam dirinya sendiri?

Karena pada akhirnya, akal budi yang sama yang menciptakan ilusi juga mampu membebaskan. Jika manusia berani menyelami dirinya, melampaui ketakutan dan tipu daya, ia mungkin akan mendapati bahwa apa yang ia cari selama ini bukanlah Tuhan di langit, melainkan kemanusiaan di bumi.

ADVERTISEMENT
Previous Post

Manusia, Hayawan yang Pandai Bermimpi

Next Post

Langit Tak Pernah Terlalu Tinggi Untuk Disentuh, Samudra Tak Pernah Terlalu Luas untuk Dijelajahi.

munira

munira

Related Posts

Tidak Semua Orang Harus Berjalan Cepat

Tidak Semua Orang Harus Berjalan Cepat

by munira
September 3, 2026
0

Ada kalanya kita perlu berhenti sejenak dari kesibukan hidup, bukan untuk menyerah, melainkan untuk bertanya kepada diri sendiri: “Sebenarnya, mengapa...

Mereka Berdusta agar Tuhan Terlihat Indah

Mereka Berdusta agar Tuhan Terlihat Indah

by munira
August 31, 2026
0

Membaca Abdullah al-Qasimi dan Keberaniannya Menggugat Gambaran Manusia tentang Tuhan Ada buku yang selesai dibaca ketika halaman terakhir ditutup. Ada...

SATU BUKU, BANYAK JALAN MENUJU KEBENARAN

by munira
August 30, 2026
0

Muslim mempunyai Al-Qur’an. Kristen mempunyai Alkitab. Yahudi mempunyai Taurat. Lalu, buku apakah yang harus dibaca oleh seorang manusia yang ingin...

KITA DATANG DENGAN TANGAN KOSONG

by munira
August 30, 2026
0

Ada hari-hari ketika hidup terasa seperti sedang bersekongkol melawan kita. Penyakit datang tanpa diundang. Kematian mengetuk pintu tanpa permisi. Perceraian...

Next Post
Langit Tak Pernah Terlalu Tinggi Untuk Disentuh, Samudra Tak Pernah Terlalu Luas untuk Dijelajahi.

Langit Tak Pernah Terlalu Tinggi Untuk Disentuh, Samudra Tak Pernah Terlalu Luas untuk Dijelajahi.

Keagungan Al-Qur’an dalam Memeluk Keberagaman: Sebuah Tafsir Filosofis

Keagungan Al-Qur'an dalam Memeluk Keberagaman: Sebuah Tafsir Filosofis

Trending News

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

August 24, 2024
Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

July 6, 2024
Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

February 12, 2025

Munira News

Munira
Cakrawala Dunia

Menu

  • About Us
  • ad
  • Home

Categories

  • Arts
  • Business
  • Crime
  • Cross Cultural
  • Destination
  • Education
  • Ekonomi
  • Environment
  • Fashion
  • Figure
  • Fiksi
  • Global
  • Health
  • Japan
  • Justice
  • News
  • Opinion
  • Politic
  • Science
  • Sponsor
  • Spritual
  • Technology
  • Uncategorized

Tags

Flap Barrier Swing Barrier

Recent Posts

  • Tidak Semua Orang Harus Berjalan Cepat
  • Mereka Berdusta agar Tuhan Terlihat Indah
  • News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor

© 2023 Munira

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Cross Cultural
  • Opinion
  • Politic
  • Global
  • Sponsor
  • Education
  • Fashion

© 2023 Munira