Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Education

Perintah Pimpinan

munira by munira
March 12, 2024
in Education, Opinion
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : DR. Ateng Kusnandar Adisaputra

Penulis adalah Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, serta Dosen di Universitasi  Al Ghifari Bandung.

 

DALAM tulisan kali ini akan diawali dengan kisah Raja Iskandar Zulkarnain beserta pasukannya.

Beginilah kisahnya, “Dahulu kala Raja Iskandar Zulkarnain beserta pasukannya dalam perjalanan panjang ke suatu daerah. Sebelum berangkat, Iskandar Zulkarnain  berpesan kepada pasukannya : Dalam perjalanan nanti malam, kita akan melintasi sungai dalam kegelapan. Ambilah  apapun yang terinjak yang ada di dalam sungai itu”.

Ketika malam gelap tiba dan pasukan Iskandar Zulkarnain pun melintasi sungai. Ada 3 kelompok prajurit dalam menyikapi titah sang Raja. Kelompok PERTAMA, tidak mengambil apapun yang terinjak di sungai karena yakin itu hanya batu. Kelompok KEDUA, mengambil sekadarnya dari apa yang terinjak di sungai, sekedar mengikuti perintah Raja saja. Kelompok yang KETIGA, mengambil sebanyak-banyak yang terinjak di sungai sehingga tasnya penuh, sampai merasa lelah meneruskan perjalanan karena penuhnya bawaan di tasnya.

Setelah melanjutkan perjalanan dan tiba pagi hari, Iskandar Zulkarnain bertanya kepada pasukannya, apa yang kalian dapatkan semalam? Ketika para prajurit memeriksa tasnya, mereka terkejut ! ternyata isinya intan berlian.

Prajurit yang tidak mengambil apa-apa sangat menyesal. Prajurit yang mengambil ala kadarnya saja ada perasaan senang bercampur penyesalan juga. Prajurit yang sungguh-sungguh mengambil, sangat bahagia karena mendapatkan berlian yang cukup banyak.

Dari kisah di atas, bisa kita lihat di satu pihak menggambarkan ada perintah yang disampaikan oleh seorang pemimpin kepada bawahannya, di lain pihak ada yang harus  dilaksanakan dan dikerjakan oleh bawahan sesuai perintah pimpinannya. Sifat dan karakter dari prajurit Iskandar Zulkarnain ada yang cuek, dan penurut, hal ini bisa terjadi di era disrupsi sekarang ini.

Makna Perintah

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KKBI), 5 arti kata perintah, yaitu : aturan dari pihak atas yang harus dilakukan, perkataan yang bermaksud menyuruh melakukan sesuatu, suruhan, aba-aba, dan komando. Kesimpulan dari kata perintah adalah adanya aturan dari pihak atas yang harus dilakukan oleh seorang bawahan.

Di lingkungan organisasi/perusahaan, berkaitan dengan perintah dari pimpinan/manajer atau atasan kepada bawahan sudah biasa dilakukan, baik berupa perintah lisan maupun perintah melalui surat perintah resmi yang ditandatangani oleh pimpinan/manajer yang diberi kewenangan untuk menandatangani surat perintah tersebut.

Surat perintah merupakan bagian dari tata nakah dinas yang pengaturannya telah disiapkan oleh organisasi/perusahaan yang ditetapkan berdasarkan peraturan pimpinan/manajer. Surat perintah adalah surat yang dibuat untuk memberikan perintah secara tertulis kepada pihak tertentu atau kepada beberapa orang, untuk melakukan sesuatu hal atau pekerjaan sesuai penugasan.

Makna perintah bagi pimpinan/manajer, hal ini merupakan bentuk amanah yang dibebankan kepadanya sesuai dengan jabatannya. Melalui kewenangannya, seorang pimpinan/manajer akan memberikan perintah secara bijaksana kepada bawahannya untuk melaksanakan pekerjaan sesuai dengan kadar kemampuan, keahlian, dan kompetensinya.

Pancaran dan ekspresi pimpinan/manajer yang bijaksana akan dirasakan oleh bawahan sebagai suatu yang menyejukan dan menyenangkan. Bawahan yang menerima perintah dari pimpinan/manajer yang bijaksana akan berupaya mengerjakan perintah dengan sepenuh hati dan dengan penuh tanggungjawab, pekerjaan diselesaikan sampai tuntas sesuai dengan target kinerja.

Makna lainnya dari perintah, melalui perintah yang sudah dibuatnya, seorang pimpinan/manajer bisa melakukan monitoring dan evaluasi kepada bawahannya, sampai sejauhmana perintahnya sudah dilakukan oleh bawahannya ?, apakah ada kendala dan permasalahan yang dihadapi di lapangan?. Hal tersebut bisa  dibahas melalui komunikasi dua arah antara pimpinan/manajer dengan bawahan, sehingga permasalahan yang dihadapi berkaitan dengan perintah penugasan bisa diselesaikan dengan optimal.

Hal yang perlu dihindari oleh seorang pimpinan/manajer adalah menganggap kekuasaan dan wewenang yang dimilikinya untuk membuat perintah dimanfaatkan untuk hal yang negatif, seperti : membuat perintah yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan dan etika organisasi/perusahaan, mengintimidasi bawahan supaya mengerjakan pekerjaan diluar batas kewenangannya, kepada bawahan yang lalai melaksanakan perintah diberikan hukuman disiplin yang tidak sesuai dengan ketentuan.

Makna perintah dari perspektif pegawai/karyawan, cara pandang dan tanggapan sebagai bawahan mungkin akan berbeda-beda, hal ini bisa dilatar belakangi oleh pendidikan, kompetensi, dan pengalaman selama menjadi pegawai/karyawan.

Bisa jadi seorang pegawai/karyawan memandang suatu perintah merupakan sebagai paksaan, tekanan, dan bahkan beban yang memberatkan, karena mungkin ia tidak siap menerima perintah tersebut, disebabkan terkait dengan kurangnya kompetensi yang dikuasai untuk melaksanakan perintah dari pimpinannya.

Seorang pegawai/karyawan bisa memandang perintah yang diberikan kepadanya merupakan suatu yang menyenangkan, dan juga tantangan dari pimpinan/manajernya. Makanya, sebagai seorang bawahan pegawai/karyawan tersebut akan mendayagunakan seluruh kemampuan, keterampilannya untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggungjawab, dan disiplin, karena ini merupakan panggilan jiwanya. Dalam jiwanya tertanam motif “practise makes perfect” (latihan akan melahirkan kesempurnaan), semakin banyak penugasan yang ia terima akan semakin meningkatkan kompetensinya.

Pegawai/karyawan yang sudah terbiasa atau sering menerima perintah dari pimpinan/manajernya, maka akan memiliki motto “habit is power” (kebiasaan adalah kekuatan), yang pada akhirnya akan melahirkan pegawai/karyawan yang : kreatif, kompeten, dan inovatif.

Semoga (*).

Share this:

  • Facebook
  • X
ADVERTISEMENT
Previous Post

Kehilangan Integritas: Partai Demokrat dan Jalan Menuju Pemerintahan Jokowi

Next Post

Kerja Otak Dan Keajaiban Saat (Berpuasa) Perut Yang Kosong

munira

munira

Related Posts

Jangan Petik Bunga Itu: Ia Adalah Kelamin

Iman Tanpa Akal: Jalan Pintas Menuju Kesesatan Riwayat

by munira
January 12, 2026
0

Ada satu kebiasaan berbahaya yang kian tumbuh di ruang-ruang dakwah modern: menerima setiap riwayat atas nama “katanya Nabi” tanpa bertanya,...

Iman, Otoritas, dan Kebenaran

by munira
January 4, 2026
0

Beragama pada hakikatnya menuntut believe—iman. Tetapi apa sebenarnya iman itu? Dalam pengertian paling mendasar, iman adalah tindakan meyakini sesuatu yang...

Bunga di Tembok Tua: Sebuah Renungan tentang Kehidupan

Bisikan untuk Empat Jiwa yang Kuat

by munira
December 17, 2025
0

Ada masa ketika kata-kata kehilangan suaranya. Ia tak lagi ingin didengar manusia, hanya ingin diperdengarkan kepada Tuhan Yang Maha Esa....

Peta Kebahagiaan: Dari Timur ke Barat, Dari Jiwa ke Jiwa

by munira
December 11, 2025
0

Setiap manusia di manapun ia dilahirkan, dari bangsa mana pun ia berasal, selalu membawa satu kerinduan yang sama: kerinduan untuk...

Next Post

Kerja Otak Dan Keajaiban Saat (Berpuasa) Perut Yang Kosong

Analisis: Tragedi Bunuh Diri di Apartemen Teluk Intan, Penjaringan, Jakarta Utara

Please login to join discussion

Trending News

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

August 24, 2024
Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

July 6, 2024
Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

February 12, 2025

Munira News

Munira
Cakrawala Dunia

Menu

  • About Us
  • ad
  • Home

Categories

  • Arts
  • Business
  • Crime
  • Cross Cultural
  • Destination
  • Education
  • Ekonomi
  • Environment
  • Fashion
  • Figure
  • Fiksi
  • Global
  • Health
  • Japan
  • Justice
  • News
  • Opinion
  • Politic
  • Science
  • Sponsor
  • Spritual
  • Technology
  • Uncategorized

Tags

Flap Barrier Swing Barrier

Recent Posts

  • Iman Tanpa Akal: Jalan Pintas Menuju Kesesatan Riwayat
  • Bila Ujung dari Sebuah Perkawinan Itu Bercerai, Maka Itu Bukan Nasib — Sejak Awal dan Akhir adalah Pilihan atas Takdir Tersebut
  • News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor

© 2023 Munira

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Cross Cultural
  • Opinion
  • Politic
  • Global
  • Sponsor
  • Education
  • Fashion

© 2023 Munira