Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Fiksi

Keindahan yang Tak Terlihat

munira by munira
October 26, 2024
in Fiksi, Opinion
0
Share on FacebookShare on Twitter

“The best and most beautiful things in the world cannot be seen or even touched. They must be felt with the heart.”, Hellen Keller 

Di dunia ini, keindahan yang sesungguhnya bukanlah tentang apa yang terlihat oleh mata atau apa yang dapat digenggam oleh tangan. Ada sesuatu yang jauh melampaui batasan fisik, tersembunyi dalam kedalaman rasa, mengalir di antara detak-detak hati, yang tak terlihat namun begitu nyata. Itulah keindahan sejati, yang hanya bisa dirasakan dengan hati.

Kita sering terperangkap dalam pencarian yang lahir dari keinginan akan yang tampak indah, yang memanjakan mata dan memuaskan nafsu memiliki. Namun, ada keindahan yang lebih abadi, yang tak akan luntur oleh waktu atau terkikis oleh usia. Keindahan ini bagaikan bayangan senja yang lembut dan warna-warni yang hangat, yang hanya bisa kita sadari jika kita mau berhenti dan membuka hati kita.

Cinta, kasih sayang, dan kelembutan adalah bagian dari keindahan itu. Rasa bahagia ketika bersama orang yang kita cintai, kedamaian ketika kita menemukan makna dalam sunyi, atau kebahagiaan sederhana dalam sebuah senyuman—semua itu adalah cerminan dari keindahan yang tidak dapat dijelaskan dengan kata-kata. Mereka adalah detak rasa yang menjalar di nadi kita, mengalir dalam tenang, namun membekas lebih dalam daripada apa pun yang dapat kita lihat.

Keindahan yang tak terlihat itu adalah kenangan manis, harapan yang tersimpan, dan doa yang kita bisikkan dalam keheningan. Ia adalah nyala api dalam jiwa kita, cahaya kecil yang tak padam meski badai menerjang. Hanya dengan hati yang terbuka, kita dapat merasakan setiap detik yang penuh makna, setiap tatapan yang memberikan kedalaman, dan setiap kata yang tak terucap namun tersirat dalam keheningan.

Seperti kata Helen Keller, “The best and most beautiful things in the world cannot be seen or even touched. They must be felt with the heart.” Karena pada akhirnya, dunia ini bukan hanya tentang apa yang tampak di permukaan, tetapi tentang apa yang hadir di relung terdalam kita, sesuatu yang tak terlihat, tak tersentuh, namun abadi di dalam hati.

Di sanalah, keindahan yang sesungguhnya berdiam.

Share this:

  • Facebook
  • X
ADVERTISEMENT
Previous Post

“What If” Membuka Tirai Labirin

Next Post

Konsep Burung Gagak dalam Keimanan: Beriman atau Sekadar Ikut-Ikutan?

munira

munira

Related Posts

Langit yang Retak: Ketika Manusia Mengambil Alih Surga

by munira
March 16, 2026
0

I. Ketika Manusia Pertama Kali Mendongak Pada mulanya, langit adalah kitab pertama yang dibaca manusia. Bayangkan diri Anda ribuan tahun...

Bila Ujung dari Sebuah Perkawinan Itu Bercerai, Maka Itu Bukan Nasib — Sejak Awal dan Akhir adalah Pilihan atas Takdir Tersebut

My Love Said: I Am Late to Love Her — But the Answer Is: Better Late Than Never

by munira
March 13, 2026
0

Cinta kadang datang seperti hujan yang terlambat di musim kemarau. Tanah mungkin telah lama retak menunggu air, daun-daun mungkin telah...

Antara Gold, Glory, dan Suara Rakyat Merenungkan Keadaban Dunia dari Pengalaman Sehari-hari

by munira
March 12, 2026
0

Oleh: Novita Sari Yahya Pertemuan Sederhana yang Membuka Renungan Pagi itu Jakarta berjalan seperti biasa. Kendaraan memenuhi jalan-jalan utama, orang-orang...

Mata Uang Bernama Integritas

by munira
March 3, 2026
0

Oleh : Novita sari yahya Sinar matahari pagi menyusup melalui tirai tipis di ruang kerja Elvira. Ia membuka jendela kecil...

Next Post
Konsep Burung Gagak dalam Keimanan: Beriman atau Sekadar Ikut-Ikutan?

Konsep Burung Gagak dalam Keimanan: Beriman atau Sekadar Ikut-Ikutan?

Tuturut Munding: Kecenderungan dalam Pemikiran dan Keimanan

Tuturut Munding: Kecenderungan dalam Pemikiran dan Keimanan

Trending News

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

August 24, 2024
Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

July 6, 2024
Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

February 12, 2025

Munira News

Munira
Cakrawala Dunia

Menu

  • About Us
  • ad
  • Home

Categories

  • Arts
  • Business
  • Crime
  • Cross Cultural
  • Destination
  • Education
  • Ekonomi
  • Environment
  • Fashion
  • Figure
  • Fiksi
  • Global
  • Health
  • Japan
  • Justice
  • News
  • Opinion
  • Politic
  • Science
  • Sponsor
  • Spritual
  • Technology
  • Uncategorized

Tags

Flap Barrier Swing Barrier

Recent Posts

  • Perenungan Menjadi Tua dan Kebahagiaan Melihat Penerus-Penerusnya
  • Langit yang Retak: Ketika Manusia Mengambil Alih Surga
  • News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor

© 2023 Munira

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Cross Cultural
  • Opinion
  • Politic
  • Global
  • Sponsor
  • Education
  • Fashion

© 2023 Munira