Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Opinion

Memotret Kejatuhan Pak Harto – Mulai Mirip Dengan Gejala Kejatuhan Jokowi

Redaksi by Redaksi
February 3, 2024
in Opinion, Politic
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Ali Syarief 

Saya mulai dengan perisitiwa Ordal (Orang Dalam) adalah Ginanjar Kartasasmita, selaku Menko Ekuin, menyampaikan pengunduran dirinya, dengan sejumlah menteri dibawahnya. Adalah serangkaian perisitiwa yang menjadi bagian dari desakan kepada Pak Harto untuk mundur.

Pengunduran diri Ginandjar Kartasasmita pada 17 Februari 1998 tidak secara langsung menandai tergulingnya Soeharto dari kepresidenan. Meskipun peristiwa tersebut terjadi pada masa pemerintahan Soeharto dan di tengah-tengah krisis ekonomi dan protes rakyat yang semakin meningkat, itu hanyalah salah satu dari serangkaian peristiwa yang mengarah pada kejatuhan Soeharto.

Pengunduran diri Ginandjar Kartasasmita sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Keuangan dianggap sebagai respons terhadap tekanan publik dan protes yang menuntut perubahan di tengah krisis ekonomi yang melanda Indonesia pada waktu itu. Namun, Soeharto sendiri terus menghadapi tekanan yang meningkat dari demonstrasi mahasiswa, aktivis, dan masyarakat umum yang menuntut reformasi politik dan ekonomi.

Soeharto akhirnya mengundurkan diri dari jabatan Presiden pada 21 Mei 1998 setelah menghadapi tekanan yang semakin besar, termasuk dari pihak militer dan elite politik. Pengunduran dirinya diikuti oleh pergantian kekuasaan dan era reformasi di Indonesia. Jadi, meskipun pengunduran diri Ginandjar Kartasasmita adalah salah satu peristiwa dalam konteks perubahan politik dan ekonomi saat itu, tergulingnya Soeharto lebih merupakan hasil dari tekanan yang berasal dari berbagai sektor masyarakat dan elit politik yang menuntut perubahan dan reformasi.

Jadi apa yang menyebabkan Pak Harto mundur?

Terdapat beberapa kelompok dan faktor yang berperan dalam menekan Soeharto hingga mengundurkan diri pada tahun 1998. Beberapa kelompok dan faktor utama termasuk:

Pertama adalah, Demonstrasi yang dipimpin oleh mahasiswa dan didukung oleh masyarakat umum menjadi salah satu elemen utama dalam menekan Soeharto. Mahasiswa menyuarakan tuntutan untuk reformasi politik dan ekonomi serta mengkritik korupsi di pemerintahan.

Kedua,  Kondisi ekonomi yang memburuk dan krisis moneter pada akhir tahun 1990-an menjadi faktor pendorong bagi ketidakpuasan masyarakat terhadap pemerintahan Soeharto. Masyarakat merasakan dampak negatif krisis tersebut dalam bentuk pengangguran, penurunan daya beli, dan ketidakstabilan ekonomi.

Ketiga,  Meskipun Soeharto memiliki dukungan dari Angkatan Bersenjata RI (TNI/POLRI) selama sebagian besar pemerintahannya, akan tetapi tekanan dari beberapa elemen di dalam militer juga ikut berperan dalam pengunduran dirinya. Ada sebagian anggota militer yang tidak setuju dengan cara Soeharto mengatasi krisis dan menangani protes.

Keempat, Beberapa negara dan lembaga internasional memberikan tekanan untuk melakukan reformasi politik dan ekonomi di Indonesia. Terjadinya reformasi regional di Asia pada waktu itu juga mempengaruhi pandangan internasional terhadap kestabilan politik di Indonesia.

Kelima, Beberapa tokoh politik dan ekonomi yang sebelumnya mendukung Soeharto mulai menarik dukungannya karena tekanan masyarakat dan ketidak-puasan terhadap pemerintahannya.

Sejumlah faktor ini bekerja bersama-sama dalam menciptakan tekanan yang cukup besar hingga akhirnya Soeharto mengumumkan pengunduran dirinya pada 21 Mei 1998.

 

 

 

 

Share this:

  • Facebook
  • X
ADVERTISEMENT
Previous Post

Rumah Hancur Terkena Longsor, Warga Baduy Berharap Bantuan Donasi

Next Post

“Dinamika People Power: Potensi dan Dampaknya dalam Menyuarakan Pemakzulan Presiden Jokowi”

Redaksi

Redaksi

Related Posts

Jangan Petik Bunga Itu: Ia Adalah Kelamin

Iman Tanpa Akal: Jalan Pintas Menuju Kesesatan Riwayat

by munira
January 12, 2026
0

Ada satu kebiasaan berbahaya yang kian tumbuh di ruang-ruang dakwah modern: menerima setiap riwayat atas nama “katanya Nabi” tanpa bertanya,...

Iman, Otoritas, dan Kebenaran

by munira
January 4, 2026
0

Beragama pada hakikatnya menuntut believe—iman. Tetapi apa sebenarnya iman itu? Dalam pengertian paling mendasar, iman adalah tindakan meyakini sesuatu yang...

Bunga di Tembok Tua: Sebuah Renungan tentang Kehidupan

Bisikan untuk Empat Jiwa yang Kuat

by munira
December 17, 2025
0

Ada masa ketika kata-kata kehilangan suaranya. Ia tak lagi ingin didengar manusia, hanya ingin diperdengarkan kepada Tuhan Yang Maha Esa....

Peta Kebahagiaan: Dari Timur ke Barat, Dari Jiwa ke Jiwa

by munira
December 11, 2025
0

Setiap manusia di manapun ia dilahirkan, dari bangsa mana pun ia berasal, selalu membawa satu kerinduan yang sama: kerinduan untuk...

Next Post
Pertaruhan Kredibilitas Fiskal Akhir Periode Pemerintahan Jokowi

"Dinamika People Power: Potensi dan Dampaknya dalam Menyuarakan Pemakzulan Presiden Jokowi"

“SELAMATKAN NEGARA HUKUM YANG DEMOKRATIS, BERETIKA DAN BERMARTABAT”

“SELAMATKAN NEGARA HUKUM YANG DEMOKRATIS, BERETIKA DAN BERMARTABAT”

Please login to join discussion

Trending News

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

August 24, 2024
Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

July 6, 2024
Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

February 12, 2025

Munira News

Munira
Cakrawala Dunia

Menu

  • About Us
  • ad
  • Home

Categories

  • Arts
  • Business
  • Crime
  • Cross Cultural
  • Destination
  • Education
  • Ekonomi
  • Environment
  • Fashion
  • Figure
  • Fiksi
  • Global
  • Health
  • Japan
  • Justice
  • News
  • Opinion
  • Politic
  • Science
  • Sponsor
  • Spritual
  • Technology
  • Uncategorized

Tags

Flap Barrier Swing Barrier

Recent Posts

  • Iman Tanpa Akal: Jalan Pintas Menuju Kesesatan Riwayat
  • Bila Ujung dari Sebuah Perkawinan Itu Bercerai, Maka Itu Bukan Nasib — Sejak Awal dan Akhir adalah Pilihan atas Takdir Tersebut
  • News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor

© 2023 Munira

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Cross Cultural
  • Opinion
  • Politic
  • Global
  • Sponsor
  • Education
  • Fashion

© 2023 Munira