Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Education

Perjalanan Terjauh dan Terberat

munira by munira
March 3, 2024
in Education, Opinion
0
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : DR. Ateng Kusnandar Adisaputra

Penulis adalah Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, dan Dosen di Universitas Al Ghifari Bandung.

PEMBACA setia fusilatnews.com mungkin pernah menerima postingan melalui WhactApp pribadi atau  group, bisa juga melihat melalui YouTube, yang berjudul Surat Terakhir untuk Anak Lelakiku, menceritakan tentang perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke masjid. Entah siapa orangnya yang menulis  Surat Terakhir untuk Anak Lelakiku ini, karena tidak pernah dicantumkan dan disebutkan. Telah mulai diposting tahun 2014, dan sekarang di tahun 2024 menjelang bulan suci Ramadhan 1445 H mulai ramai lagi dikirim ke berbagai group WhactApp.

Isi Surat Terakhir untuk Anak Lelakiku, sebagai berikut :

Untukmu Anakku. Tahukah kamu nak. Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke masjid, sebab banyak orang kaya raya tidak sanggup mengerjakannya. Jangankan sehari lima waktu, bahkan banyak pula yang seminggu sekali pun terlupa, tidak jarang pula seumur hidup tidak pernah singgah ke sana.

Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke masjid, karena orang pintar dan pandaipun sering tidak mampu menemukannya, walaupun mereka mampu mencari ilmu hingga ke universitas Eropa juga Amerika, dapat melangkahkan kaki ke Jepang, Australia dan Korea dengan semangat yang membara, namun ke masjid tetap saja perjalanan yang tidak mampu mereka tempuh walau telah bertitel S3.

Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke masjid, karena para pemuda kuat dan bertubuh sehat yang mampu menaklukan Gunung Bromo dan Merapi pun sering mengeluh ketika diajak ke masjid. Alasan mereka pun beragam, ada yang berkata sebentar lagi, ada yang berucap tidak nyaman dicap alim.

Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke masjid, maka berbahagialah dirimu hai anakku bila dari kecil engkau telah  terbiasa melangkahkan kaki, tidak ada perjalanan yang paling kami banggakan selain perjalananmu ke masjid.

Biar kuberi tahu rahasia kepadamu, sejatinya perjalananmu ke masjid adalah perjalanan untuk menjumpai Rabb-mu, dan itulah perjalanan yang diajarkan oleh Nabi, serta perjalanan yang akan membedakanmu dengan orang-orang yang lupa akan Rabb-nya.

Perjalanan terjauh dan terberat adalah perjalanan ke masjid, maka lakukanlah walau engkau harus merangkak dalam gelap subuh demi mengenal Rabb-mu.

Isi Surat Terakhir untuk Anak Lelakiku ini, merupakan gambaran kenapa perjalanan ke masjid disebut sebagai perjalanan terberat dan terjauh ? karena memang tidak semua orang, terutama bagi laki-laki untuk mampu melangkahkan kakinya menuju masjid guna melaksanakan ibadah shalat berjamaah. Dan ternyata, perjalanan terjauh dan terberat itu bukan hanya melaksanakan ibadah haji, tetapi termasuk juga menuju ke masjid. Padahal, mungkin saja masjid sangat dekat dengan tempat tinggalnya, akan tetapi hanya seminggu sekali saja menuju masjid pada saat shalat jum’at, atau bahkan berada di masjid pada saat dishalatkan setelah wafat.

Makna dari isi Surat Terakhir untuk Anak Lelakiku ini sangat menyentuh kalbu, dan bisa menjadi penggugah jiwa, juga penyemangat bagi kita semua untuk selalu melangkahkan kaki menuju ke masjid guna melaksanakan shalat berjamaah.

Fungsi Masjid

Masjid berasal dari kata sajada yang berarti tempat sujud. Adapun  istilah masjid menurut syara’ ialah tempat yang disediakan untuk shalat dan bersifat tetap, atau bukan untuk sementara waktu. Ada yang berpendapat bahwa masjid adalah sebagai rumah Allah SWT yang berfungsi untuk menunaikan ibadah shalat  bagi umat Muslim.

Sekarang ini keberadaan masjid sudah sangat merata, dengan sangat mudah kita akan menemukan masjid. Di tiap kampung sudah memiliki masjid, di komplek perumahan pasti ada masjid, di komplek perkantoran juga tersedia masjid, dan di kampus-kampus perguruan tinggi juga ada masjid.

Masjid sebagai rumah Allah SWT, memiliki fungsi dan peranan yang sangat penting bagi umat Islam. Fungsi masjid yang paling utama adalah sebagai tempat bersujud atau beribadah kepada Allah SWT, tempat melaksanakan shalat fardhu dan shalat sunnah, serta ibadah lainnya.

Masjid juga berfungsi sebagai pusat pendidikan, sebagai tempat untuk proses belajar mengajar dalam memperdalam ilmu agama Islam. Selain itu juga, masjid bisa dijadikan tempat untuk bermusyawarah, membahas berbagai persoalan yang dihadapi oleh umat Islam. Seperti membahas persoalan perekonomian umat Islam dalam upaya meningkatkan pendapatan masyarakat.

Sebagian masyarakat memanfaatkan masjid untuk tempat akad nikah, karena masjid merupakan tempat yang dijaga kesuciannya. Dengan harapan pernikahannya akan langgeng, dan sakinah mawaddah warahmah.

Keutamaan Shalat Berjamaah di Masjid

Shalat berjamaah di masjid sangat dianjurkan  bagi setiap laki-laki Muslim, dan tidak memandang tua ataupun muda, semuanya sama. Pasalnya, banyak sekali keutamaan mengerjakan shalat secara berjamaah di masjid. Pahala yang didapatkan jauh lebih besar dibandingkan dengan shalat sendirian (munfarid) di rumah, sebagaimana Hadist Riwayat Bukhori “Shalat berjamaah melampaui shalat sendirian dengan (mendapatkan) 27 derajat.”.

Mari kita untuk selalu istiqamah shalat berjamaah di masjid serta memakmurkan masjid dengan berbagai kegiatan ibadah, karena Allah berjanji akan memberikan petunjuk bagi yang memakmurkan masjid, sebagaimana firman-Nya dalam QS. At-Taubah:18, “Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan  zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk”. Aamiin. (*)

 

 

Share this:

  • Facebook
  • X
ADVERTISEMENT
Previous Post

Apa Kata KPU, Mengapa Tambahan Suara PSI Melonjak ?

Next Post

Haq dan Bathil Dalam Qur’an Menjadi Hukum Semesta – Siapa Yang Menang?

munira

munira

Related Posts

Jangan Petik Bunga Itu: Ia Adalah Kelamin

Iman Tanpa Akal: Jalan Pintas Menuju Kesesatan Riwayat

by munira
January 12, 2026
0

Ada satu kebiasaan berbahaya yang kian tumbuh di ruang-ruang dakwah modern: menerima setiap riwayat atas nama “katanya Nabi” tanpa bertanya,...

Iman, Otoritas, dan Kebenaran

by munira
January 4, 2026
0

Beragama pada hakikatnya menuntut believe—iman. Tetapi apa sebenarnya iman itu? Dalam pengertian paling mendasar, iman adalah tindakan meyakini sesuatu yang...

Bunga di Tembok Tua: Sebuah Renungan tentang Kehidupan

Bisikan untuk Empat Jiwa yang Kuat

by munira
December 17, 2025
0

Ada masa ketika kata-kata kehilangan suaranya. Ia tak lagi ingin didengar manusia, hanya ingin diperdengarkan kepada Tuhan Yang Maha Esa....

Peta Kebahagiaan: Dari Timur ke Barat, Dari Jiwa ke Jiwa

by munira
December 11, 2025
0

Setiap manusia di manapun ia dilahirkan, dari bangsa mana pun ia berasal, selalu membawa satu kerinduan yang sama: kerinduan untuk...

Next Post

Haq dan Bathil Dalam Qur'an Menjadi Hukum Semesta - Siapa Yang Menang?

Membaca Langkah Prabowo - Pasca Pilpres 24

Please login to join discussion

Trending News

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

August 24, 2024
Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

July 6, 2024
Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

February 12, 2025

Munira News

Munira
Cakrawala Dunia

Menu

  • About Us
  • ad
  • Home

Categories

  • Arts
  • Business
  • Crime
  • Cross Cultural
  • Destination
  • Education
  • Ekonomi
  • Environment
  • Fashion
  • Figure
  • Fiksi
  • Global
  • Health
  • Japan
  • Justice
  • News
  • Opinion
  • Politic
  • Science
  • Sponsor
  • Spritual
  • Technology
  • Uncategorized

Tags

Flap Barrier Swing Barrier

Recent Posts

  • Iman Tanpa Akal: Jalan Pintas Menuju Kesesatan Riwayat
  • Bila Ujung dari Sebuah Perkawinan Itu Bercerai, Maka Itu Bukan Nasib — Sejak Awal dan Akhir adalah Pilihan atas Takdir Tersebut
  • News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor

© 2023 Munira

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Cross Cultural
  • Opinion
  • Politic
  • Global
  • Sponsor
  • Education
  • Fashion

© 2023 Munira