Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Fiksi

Cerita Fiktif : Tamu Pak Harto Ibnu Sutowo dan Lim Swie Liong

munira by munira
March 3, 2025
in Fiksi, Opinion
0
Share on FacebookShare on Twitter

Malam itu, angin semilir berhembus lembut di halaman rumah Pak Harto. Di ruang tamu yang luas, dua sosok duduk dengan penuh hormat di hadapan sang pemimpin. Jenderal Ibnu Sutowo, Direktur Pertamina, dan Lim Swi Liong, seorang pengusaha yang sedang naik daun.

Pak Harto duduk dengan tenang, mengamati kedua tamunya dengan sorot mata tajam yang penuh perhitungan.

“Ibnu, kau ada perlu apa?” tanya Pak Harto, suaranya dalam dan penuh wibawa.

Ibnu Sutowo menegakkan punggungnya. “Saya perlu modal untuk membangun Pertamina, Pak,” jawabnya penuh keyakinan.

Pak Harto mengangguk, lalu menoleh kepada tamu yang satunya. “Kamu perlu apa, Lim?”

Lim Swi Liong tersenyum sopan. “Saya perlu surat kuasa untuk mengimpor terigu, Pak,” pintanya dengan nada hormat.

Pak Harto berpikir sejenak, lalu mengangguk lagi. Ia tahu betul, di tangannya ada kekuasaan untuk mengubah nasib siapa saja yang duduk di hadapannya. Tak lama, keputusan diambil. Ibnu Sutowo diberikan tambahan modal untuk Pertamina, sementara Lim Swi Liong mendapatkan surat izin impor terigu.


Setahun berlalu, dan kedua pria itu kembali menghadap Pak Harto.

Ibnu Sutowo datang lebih dulu. Wajahnya sedikit tegang, seakan mengandung beban berat yang ingin disampaikan.

“Bagaimana kabarnya Pertamina, Ibnu?” tanya Pak Harto.

“Lha iya itu, Pak, lapor. Pertamina masih perlu tambahan modal,” kata Ibnu Sutowo tanpa ragu.

Pak Harto menghela napas panjang. Ia memahami tantangan membangun perusahaan negara, dan tanpa banyak tanya, ia berjanji akan memberikan tambahan modal.

Tak lama berselang, Lim Swi Liong masuk ke ruang tamu dengan senyum lebar. Tanpa ditanya, ia langsung membuka koper kecil yang dibawanya.

“Puji Tuhan, Pak. Bisnisnya lancar. Ini saya ingin berbagi keuntungan dengan Bapak,” katanya sambil meletakkan tumpukan uang di meja.

Pak Harto hanya tersenyum tipis. Ia tahu benar siapa yang memahami makna bisnis dan siapa yang hanya bisa meminta.


Tahun ketiga, kembali kedua pria itu datang. Kali ini, Lim Swi Liong yang lebih dulu menghadap. Dengan penuh semangat, ia menyerahkan setumpuk uang yang lebih besar dari tahun sebelumnya.

“Pak Harto, usaha terigu berkembang pesat. Saya ingin berbagi lagi,” katanya dengan penuh rasa hormat.

Pak Harto tersenyum puas. Ia menepuk bahu Lim Swi Liong dan mengangguk.

Namun, ketika giliran Ibnu Sutowo tiba, suasana berbeda. Sebelum Ibnu sempat melangkah masuk, Pak Harto bertanya kepada pembantunya yang berdiri di sudut ruangan.

“Itu siapa yang duduk di ruang tamu?”

“Pak Ibnu Sutowo, Pak,” jawab pembantu itu.

Pak Harto menghela napas, lalu berkata dengan nada datar, “Suruh dia pulang. Bilang saya tidak ada di rumah.”

Sang pembantu ragu sejenak, namun segera bergegas menyampaikan pesan itu. Dari dalam, Pak Harto hanya bisa menggeleng pelan. Ia sudah bisa menebak, Ibnu pasti akan datang lagi untuk meminta tambahan modal. Tapi sampai kapan negara harus terus memberi tanpa hasil yang jelas?

Sementara itu, di luar rumah, Ibnu Sutowo hanya bisa menghela napas panjang sebelum beranjak pergi. Malam terasa lebih dingin baginya, berbeda dengan saat pertama kali ia melangkah masuk ke rumah Pak Harto bertahun-tahun lalu.

Share this:

  • Facebook
  • X
ADVERTISEMENT
Previous Post

Seandainya Tuhan Itu Satu – Mungkin Dunia Tak Seindah Ini

Next Post

MENENGADAH KE BAPAK LANGIT

munira

munira

Related Posts

Langit yang Retak: Ketika Manusia Mengambil Alih Surga

by munira
March 16, 2026
0

I. Ketika Manusia Pertama Kali Mendongak Pada mulanya, langit adalah kitab pertama yang dibaca manusia. Bayangkan diri Anda ribuan tahun...

Bila Ujung dari Sebuah Perkawinan Itu Bercerai, Maka Itu Bukan Nasib — Sejak Awal dan Akhir adalah Pilihan atas Takdir Tersebut

My Love Said: I Am Late to Love Her — But the Answer Is: Better Late Than Never

by munira
March 13, 2026
0

Cinta kadang datang seperti hujan yang terlambat di musim kemarau. Tanah mungkin telah lama retak menunggu air, daun-daun mungkin telah...

Antara Gold, Glory, dan Suara Rakyat Merenungkan Keadaban Dunia dari Pengalaman Sehari-hari

by munira
March 12, 2026
0

Oleh: Novita Sari Yahya Pertemuan Sederhana yang Membuka Renungan Pagi itu Jakarta berjalan seperti biasa. Kendaraan memenuhi jalan-jalan utama, orang-orang...

Mata Uang Bernama Integritas

by munira
March 3, 2026
0

Oleh : Novita sari yahya Sinar matahari pagi menyusup melalui tirai tipis di ruang kerja Elvira. Ia membuka jendela kecil...

Next Post
MENENGADAH KE BAPAK LANGIT

MENENGADAH KE BAPAK LANGIT

TADABUR ALAM

TADABUR ALAM

Trending News

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

August 24, 2024
Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

July 6, 2024
Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

February 12, 2025

Munira News

Munira
Cakrawala Dunia

Menu

  • About Us
  • ad
  • Home

Categories

  • Arts
  • Business
  • Crime
  • Cross Cultural
  • Destination
  • Education
  • Ekonomi
  • Environment
  • Fashion
  • Figure
  • Fiksi
  • Global
  • Health
  • Japan
  • Justice
  • News
  • Opinion
  • Politic
  • Science
  • Sponsor
  • Spritual
  • Technology
  • Uncategorized

Tags

Flap Barrier Swing Barrier

Recent Posts

  • Perenungan Menjadi Tua dan Kebahagiaan Melihat Penerus-Penerusnya
  • Langit yang Retak: Ketika Manusia Mengambil Alih Surga
  • News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor

© 2023 Munira

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Cross Cultural
  • Opinion
  • Politic
  • Global
  • Sponsor
  • Education
  • Fashion

© 2023 Munira