Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Justice

Dibalik Hak Angket adalah Jusuf Kalla

munira by munira
March 11, 2024
in Justice, Opinion, Politic
0
Share on FacebookShare on Twitter

Damai Hari Lubis – Pengamat Hukum & Politik – Ketua Umum Aliansi Anak Bangsa.

Hak angket mengenai pertanggungjawaban Pemilu 2024 yang dimiliki oleh DPR RI adalah kewenangan yang secara dominan dipegang oleh Jusuf Kalla (JK), mengingat kedekatannya dengan Ketua Umum PDIP. PDIP merupakan partai dengan jumlah kursi terbanyak di DPR RI.

Selain JK, terdapat Surya Paloh selaku Ketua Partai Nasdem dan Muhaimin sebagai Ketua Umum Partai PKB yang juga memiliki peran penting dalam proses tersebut.

Namun, mengapa PKS tidak diharapkan memiliki peran yang signifikan? Hal ini disebabkan oleh ciri khas politik identitas yang dimiliki oleh PKS dan hubungannya yang kurang harmonis dengan PDIP, yang dikenal sebagai partai yang mewakili “wong cilik”. Karena hubungan yang kurang memuaskan ini, kemungkinan PKS diundang oleh JK untuk mendapatkan dukungan dari Megawati cukup rendah.

Hubungan yang kurang harmonis antara PKS dan PDIP tergambar dari beberapa insiden selama proses persidangan anggota legislatif, di mana publik dapat menyaksikan kurangnya rasa hormat dari pemimpin sidang, Puan Maharani, yang juga merupakan senior di DPP PDIP sebagai Ketua DPR RI, terhadap anggota PKS.

Namun, jika kita melihat kepribadian JK, tanpa didampingi oleh Surya Paloh atau Gus Imin, JK memiliki kemampuan untuk melobi Megawati Soekarnoputri. Selain itu, tidak ada masalah antara keduanya sejak 1998 hingga Pilpres 2024.

Oleh karena itu, JK telah membuktikan kualitas dan kapasitasnya sebagai seorang tokoh bangsa, selain pengalamannya sebagai Wakil Presiden di era Jokowi 2014-2019. Restu dari Megawati, sebagai pengusung Jokowi, kepada JK sebagai calon Wakil Presiden menunjukkan bahwa JK masih memiliki nilai dan pengaruh politik yang signifikan di Partai Golkar saat ini.

Dengan demikian, kepercayaan Surya Paloh, Gus Imin, dan Ahmad Syaikhu kepada JK sebagai perwakilan nasional dalam upaya menginisiasi hak angket di DPR RI merupakan langkah yang signifikan dalam menanggapi kekacauan yang terjadi pada penyelenggaraan pemilu pilpres 2024.

Namun, keberhasilan representasi politik dari ketiga partai ini dalam mewujudkan hak angket sangat bergantung pada hasil pertemuan JK dengan Megawati.

Dalam pertemuan tersebut, JK tentunya telah menjabarkan poin-poin konsesi atau komitmen politik dari ketiga partai terkait keberlanjutan hak angket, termasuk juga “kesudahannya”. Hal ini mencakup perbincangan tentang penegakan hukum terhadap mereka yang terlibat, jika hak angket berhasil mencapai tujuan utamanya, yaitu penggulingan Jokowi dan diskualifikasi peserta kontestan pilpres 02 berdasarkan pertimbangan hukum dan politik.

Namun, sejak awal persaingan politik yang mengasyikkan ini antara Mega dan JK, yang mewakili keempat partai dengan masing-masing ketuanya, ternyata tidak mencapai hasil yang diharapkan. Meskipun JK berperan sebagai mediator politik dan Megawati memiliki peran yang sangat besar, namun terjadi kebuntuan politik antara keduanya.

Jika hak legislatif benar-benar terlaksana dan hak angket dijalankan, harapan untuk mencapai target khusus dengan hak angket mungkin hanya akan menjadi angan-angan. Mungkin akan berakhir hanya sebagai pertunjukan di ruang sidang di Senayan yang kemudian menjadi sorotan di media sosial. Namun, bagi para politikus, walaupun tidak ada hasil yang nyata, namun proses tersebut tetap menguntungkan semua pihak, baik yang pro maupun yang kontra. Hal ini karena tekanan politik melalui hak angket terhadap agenda inti, sebenarnya menjadi ajang untuk menghasilkan kompromi politik lainnya. Persidangan yang penuh antusiasme dengan dukungan mayoritas rakyat ini, sebenarnya sangat penting dalam memuluskan jalan menuju perolehan remah-remah politik.

Namun, terjadi sebuah fenomena di tengah masyarakat, di mana reaksi hanya sebatas menggerutu, berkata kasar, menyumpah, atau bahkan berserah diri, tanpa tindakan yang nyata.

Perlu dicatat bahwa urgensi politik yang diidamkan oleh publik yang berpikiran sehat sangatlah penting, karena substansial dan telah membawa perubahan yang signifikan. Kita yakin akan kesuksesan yang lengkap, meskipun mungkin itu terjadi dengan paksaan atau terpaksa, saat terjadi gejolak politik yang mendadak di bawah payung hukum besar, seperti keadaan darurat, yang meluap-luap dan bergulung seperti tsunami yang nyata.

Share this:

  • Facebook
  • X
ADVERTISEMENT
Previous Post

MUI Wadah Konsul Ummat Bakal Calon Pemimpin Pilihan dan Amarmaruf Nahimunkar

Next Post

Bagaimana Cara Menikmati Hidup Sendiri – Ini Adalah Hal Yang Akan Terjadi Pada Banyak Dari Kita.

munira

munira

Related Posts

Cinta Tanpa Penilaian

by munira
April 28, 2026
0

Cinta, dalam bentuknya yang paling murni dan paling jujur, sering kali menuntut sesuatu yang terasa berlawanan dengan naluri kita: keberanian...

Langit yang Retak: Ketika Manusia Mengambil Alih Surga

by munira
March 16, 2026
0

I. Ketika Manusia Pertama Kali Mendongak Pada mulanya, langit adalah kitab pertama yang dibaca manusia. Bayangkan diri Anda ribuan tahun...

Bila Ujung dari Sebuah Perkawinan Itu Bercerai, Maka Itu Bukan Nasib — Sejak Awal dan Akhir adalah Pilihan atas Takdir Tersebut

My Love Said: I Am Late to Love Her — But the Answer Is: Better Late Than Never

by munira
March 13, 2026
0

Cinta kadang datang seperti hujan yang terlambat di musim kemarau. Tanah mungkin telah lama retak menunggu air, daun-daun mungkin telah...

Mata Uang Bernama Integritas

by munira
March 3, 2026
0

Oleh : Novita sari yahya Sinar matahari pagi menyusup melalui tirai tipis di ruang kerja Elvira. Ia membuka jendela kecil...

Next Post
Bagaimana Cara Menikmati Hidup Sendiri – Ini Adalah Hal Yang Akan Terjadi Pada Banyak Dari Kita.

Bagaimana Cara Menikmati Hidup Sendiri – Ini Adalah Hal Yang Akan Terjadi Pada Banyak Dari Kita.

Kehilangan Integritas: Partai Demokrat dan Jalan Menuju Pemerintahan Jokowi

Kehilangan Integritas: Partai Demokrat dan Jalan Menuju Pemerintahan Jokowi

Please login to join discussion

Trending News

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

August 24, 2024
Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

July 6, 2024
Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

February 12, 2025

Munira News

Munira
Cakrawala Dunia

Menu

  • About Us
  • ad
  • Home

Categories

  • Arts
  • Business
  • Crime
  • Cross Cultural
  • Destination
  • Education
  • Ekonomi
  • Environment
  • Fashion
  • Figure
  • Fiksi
  • Global
  • Health
  • Japan
  • Justice
  • News
  • Opinion
  • Politic
  • Science
  • Sponsor
  • Spritual
  • Technology
  • Uncategorized

Tags

Flap Barrier Swing Barrier

Recent Posts

  • Cinta Tanpa Penilaian
  • Perenungan Menjadi Tua dan Kebahagiaan Melihat Penerus-Penerusnya
  • News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor

© 2023 Munira

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Cross Cultural
  • Opinion
  • Politic
  • Global
  • Sponsor
  • Education
  • Fashion

© 2023 Munira