Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Fiksi

Tuhan Pun Akan Kulawan – Bila Kekuasaan Bertingkah Seperti Dewa

munira by munira
April 29, 2025
in Fiksi, Opinion
0
Share on FacebookShare on Twitter

Semakin ditekan, semakin mengeras nyali manusia. Semakin ditindas, semakin tajam suara keadilan. Karena pada satu titik, diam menjadi pengkhianatan, dan tunduk adalah dosa terhadap nurani.

Pemerintah mungkin mengira, dengan membungkam suara, akan lahirlah ketenangan. Tapi sejarah tak pernah berpihak pada yang membungkam. Dalam kemelut FPI, yang terjadi bukanlah penegakan hukum, melainkan salah urus, salah urat, dan salah arah. Enam nyawa melayang bukan karena pengadilan, melainkan peluru. Padahal mereka bukan teroris. Mereka warga. Mereka manusia.

Lalu datang SKB enam menteri, layaknya palu raksasa yang menghancurkan seluruh ruang gerak. Tak hanya organisasi dibubarkan, tapi juga denyut hidup yang menyertainya: pengajian, maulid nabi, salat berjamaah, bahkan aksi kemanusiaan saat bencana. Dianggap ancaman. Dianggap musuh. Hanya karena bersuara di luar garis penguasa.

Jika memang ada pelanggaran, hukum individu pelakunya. Tapi mengubur satu lembaga karena opini dan stigma, adalah bentuk ketakutan yang disamarkan sebagai kebijakan. Legal standing dijadikan tameng, sementara konstitusi—sebagai pelindung hak rakyat—dicampakkan di kolong meja kekuasaan.

Jika kekuasaan bertindak seperti Tuhan, maka manusia pun akan bertanya: untuk apa iman, jika yang berkuasa menebar murka dan meniadakan kasih? Bila Tuhan pun digambarkan penuh dendam, jangan salahkan jika manusia kehilangan arah — bukan karena mereka kafir, tapi karena mereka kecewa.

Negeri ini lahir dari perlawanan. Maka jangan heran bila perlawanan kembali tumbuh. Karena yang paling tak lazim dalam demokrasi, adalah pemerintahan yang takut pada suara rakyatnya sendiri.

Dan jika harus kulawan demi membela keadilan — maka biarlah aku melawan, sekalipun kekuasaan menganggap dirinya Tuhan.

 

ADVERTISEMENT
Previous Post

Puisi: Kalimat Pendek, Pikiran Panjang

Next Post

Nikmat Apalagi yang Kuingkari

munira

munira

Related Posts

Belajar Berdamai dengan Diri Sendiri

Belajar Berdamai dengan Diri Sendiri

by munira
September 15, 2026
0

*Kita berperang sengit di dalam diri, lalu apa gunanya perang dengan orang lain?* — Jalaluddin Rumi Ada perang yang tidak...

BERJALANLAH DI BUMI, BUKAN SEKADAR KE BAITULLAH – Ketika Al-Qur’an Memerintah “Fasīrū” dan “Fantashirū”, tetapi Tidak Berkata “Berhajilah!”

BERJALANLAH DI BUMI, BUKAN SEKADAR KE BAITULLAH – Ketika Al-Qur’an Memerintah “Fasīrū” dan “Fantashirū”, tetapi Tidak Berkata “Berhajilah!”

by munira
September 14, 2026
0

Oleh: Ali Syarief Ada sesuatu yang menarik dalam cara Al-Qur’an menggunakan bahasa ketika berbicara tentang perjalanan manusia. Al-Qur’an berkali-kali menggunakan...

Kalau Doa Sudah Cukup, Mengapa Nabi Harus Berperang?

by munira
September 13, 2026
0

Oleh Ali Syarief Ada satu pertanyaan sederhana yang jarang kita ajukan dengan serius: kalau doa memang bisa menjadi jalan utama...

DI ANTARA JUBAH, HASRAT, DAN PERNIKAHAN – Ketika Kesucian Berhadapan dengan Tubuh Manusia

DI ANTARA JUBAH, HASRAT, DAN PERNIKAHAN – Ketika Kesucian Berhadapan dengan Tubuh Manusia

by munira
September 12, 2026
0

By Ali Syarief Ada paradoks tua dalam kehidupan manusia: Semakin tinggi seseorang diminta meninggalkan dunia, semakin besar pula pertanyaan tentang...

Next Post

Nikmat Apalagi yang Kuingkari

Menjadi Pohon: Sebuah Perjalanan Menembus Diri

Menjadi Pohon: Sebuah Perjalanan Menembus Diri

Trending News

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

August 24, 2024
Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

July 6, 2024
Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

February 12, 2025

Munira News

Munira
Cakrawala Dunia

Menu

  • About Us
  • ad
  • Home

Categories

  • Arts
  • Business
  • Crime
  • Cross Cultural
  • Destination
  • Education
  • Ekonomi
  • Environment
  • Fashion
  • Figure
  • Fiksi
  • Global
  • Health
  • Japan
  • Justice
  • News
  • Opinion
  • Politic
  • Science
  • Sponsor
  • Spritual
  • Technology
  • Uncategorized

Tags

Flap Barrier Swing Barrier

Recent Posts

  • Belajar Berdamai dengan Diri Sendiri
  • BERJALANLAH DI BUMI, BUKAN SEKADAR KE BAITULLAH – Ketika Al-Qur’an Memerintah “Fasīrū” dan “Fantashirū”, tetapi Tidak Berkata “Berhajilah!”
  • News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor

© 2023 Munira

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Cross Cultural
  • Opinion
  • Politic
  • Global
  • Sponsor
  • Education
  • Fashion

© 2023 Munira