Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
  • News
    • Fusilat News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor
No Result
View All Result
Munira News
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Education

Die With Zero

munira by munira
October 26, 2025
in Education, Spritual
0
Share on FacebookShare on Twitter

Ada satu gagasan yang pelan-pelan menantang cara kita memandang hidup dan uang. Bukan dari ruang kuliah ekonomi, bukan pula dari seminar motivasi, melainkan dari seorang manusia yang lelah mengejar angka—Bill Perkins—yang menulis buku berjudul Die With Zero. Ia mengajukan pertanyaan yang sederhana tapi mengguncang:
Bagaimana jika tujuan hidup bukan menumpuk kekayaan, melainkan menghabiskan hidup dengan sebaik-baiknya?

Perkins mengajak kita menukar paradigma. Bahwa uang bukan untuk disembunyikan di tabungan yang tak tersentuh, melainkan untuk dijelmakan menjadi pengalaman—perjalanan, kebersamaan, kenangan. Hidup bukan tentang berapa banyak yang kita tinggalkan, tapi seberapa dalam kita telah hidup.

Kita, terutama yang lahir dari keluarga timur atau perantau, mengenal baik kebiasaan menabung tanpa henti. Ayah dan ibu kita menahan keinginan demi rasa aman esok hari. Kakek dan nenek kita bekerja sampai senja, seolah ketenangan hanya bisa dibeli dengan simpanan yang tak tersentuh. Kita tumbuh dari pengorbanan mereka, tapi kadang lupa: mereka jarang sempat menikmati hasilnya.

Padahal, ketika saat berpulang tiba, anak-anak yang kita tinggalkan sering sudah beruban. Mereka tak lagi membutuhkan warisan, melainkan kehadiran—yang mungkin dulu terlewat. Maka apa gunanya tabungan yang tak pernah dinikmati, bila waktu yang terlewat tak bisa ditebus?

“Mati dengan nol” bukan ajakan untuk boros. Ini bukan ajaran hidup sembrono, melainkan seni menyeimbangkan: cukup menabung agar tenang, tapi cukup berani untuk menikmati hidup sekarang. Karena waktu tak bisa diinvestasikan. Ia mengalir tanpa bunga, dan hanya bisa dinikmati saat ini, bukan nanti.

Pada akhirnya, yang tersisa bukan angka di rekening, melainkan kisah di ingatan.
Bukan rumah yang megah, melainkan tawa di ruang makan.
Bukan harta yang diwariskan, melainkan kenangan yang membuat hidup terasa utuh.

Dan mungkin, itulah arti sejati dari “mati dengan nol” —
bukan mati tanpa apa-apa, melainkan mati setelah benar-benar hidup sepenuhnya.

ADVERTISEMENT
Previous Post

Aku Masih Di Sini. Tak Akan Kalah

Next Post

Agama Tuhan Itu Ringan: Angin yang Menyejukkan Hati

munira

munira

Related Posts

BELAJAR ADALAH CARA MENJALANI KEHIDUPAN – Ketika Pendidikan Tidak Berakhir di Ruang Kelas

by munira
September 23, 2026
0

Belajar bukan sekadar kewajiban. Bukan pula hanya jalan untuk memperoleh ijazah, memasuki universitas ternama, mendapatkan pekerjaan bergengsi, atau mengejar kedudukan...

BERJALANLAH DI BUMI, BUKAN SEKADAR KE BAITULLAH – Ketika Al-Qur’an Memerintah “Fasīrū” dan “Fantashirū”, tetapi Tidak Berkata “Berhajilah!”

BERJALANLAH DI BUMI, BUKAN SEKADAR KE BAITULLAH – Ketika Al-Qur’an Memerintah “Fasīrū” dan “Fantashirū”, tetapi Tidak Berkata “Berhajilah!”

by munira
September 14, 2026
0

Oleh: Ali Syarief Ada sesuatu yang menarik dalam cara Al-Qur’an menggunakan bahasa ketika berbicara tentang perjalanan manusia. Al-Qur’an berkali-kali menggunakan...

Kalau Doa Sudah Cukup, Mengapa Nabi Harus Berperang?

by munira
September 13, 2026
0

Oleh Ali Syarief Ada satu pertanyaan sederhana yang jarang kita ajukan dengan serius: kalau doa memang bisa menjadi jalan utama...

Pak, Mulutnya Bau

by munira
August 12, 2026
0

Ada satu kalimat dari seorang sahabat yang sampai hari ini masih saya ingat. Kalimatnya pendek, sederhana, bahkan mungkin terdengar kurang...

Next Post
Agama Tuhan Itu Ringan: Angin yang Menyejukkan Hati

Agama Tuhan Itu Ringan: Angin yang Menyejukkan Hati

Bunda Lucia Soetanto

Trending News

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

JOKOWI DAPAT DIHUKUM MATI

August 24, 2024
Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

Analisis Kemungkinan yang Terjadi pada Prabowo Subianto, Presiden Terpilih, dalam Konteks Hubungan dengan Jokowi

July 6, 2024
Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

Tidak Perlu Minum Seluruh Air Laut untuk Mengetahui Bahwa Air Laut Itu Asin

February 12, 2025

Munira News

Munira
Cakrawala Dunia

Menu

  • About Us
  • ad
  • Home

Categories

  • Arts
  • Business
  • Crime
  • Cross Cultural
  • Destination
  • Education
  • Ekonomi
  • Environment
  • Fashion
  • Figure
  • Fiksi
  • Global
  • Health
  • Japan
  • Justice
  • News
  • Opinion
  • Politic
  • Science
  • Sponsor
  • Spritual
  • Technology
  • Uncategorized

Tags

Flap Barrier Swing Barrier

Recent Posts

  • Shalat Berjamaah: Bukan Sekadar Soal Pahala, tetapi Merawat Silaturahmi
  • Qadarullah: Kita Menentukan Ujungnya—Lalu Memilih Jalannya
  • News
  • Politic
  • Opinion
  • Cross Cultural
  • Education
  • Fashion
  • Health
  • Destination
  • Global
  • Sponsor

© 2023 Munira

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Cross Cultural
  • Opinion
  • Politic
  • Global
  • Sponsor
  • Education
  • Fashion

© 2023 Munira